Rabu, 02 Sep 2020 14:18 WIB

Pabrikan Lain Khawatir, KTM Bisa Kembangkan Mesin Super untuk MotoGP 2021

Luthfi Anshori - detikOto
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 15: Miguel Oliveira of Portugal and Team KTM Tech 3 heads down a straight during the MotoGP Of Austria - Qualifying at Red Bull Ring on August 15, 2020 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) KTM akan menyiapkan mesin spesial untuk mengarungi MotoGP 2021. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

KTM mengawali musim MotoGP 2020 dengan hasil mengagumkan. Finis pertama sebanyak dua kali dari 5 seri awal yang digelar. Musim balap tahun ini masih panjang, namun beredar kabar KTM sedang menyiapkan mesin super untuk mengarungi kompetisi MotoGP 2021.

Pabrikan Austria, KTM, cukup kompetitif di awal musim MotoGP 2020. Pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder berhasil naik podium satu di GP Ceko, dan rekan setimnya Pol Espargaro naik podium tiga di GP Styria. Tim satelit Red Bull KTM Tech3 juga unjuk gigi melalui pebalapnya, Miguel Oliveira yang finis pertama di GP Styria.

Performa mengesankan itu merupakan buah dari investasi besar yang dilakukan KTM bersama sponsor setianya, Red Bull. Selain itu, penunjukan mantan pebalap Honda, Dani Pedrosa, sebagai test rider juga dianggap menjadi salah satu kunci kesuksesan KTM yang masuk kembali ke MotoGP sejak 2017.

Secara bertahap, Pedrosa melakukan pengembangan pada KTM RC16, hingga akhirnya menjadi motor yang mudah dikendarai oleh para rider KTM. Padahal secara spek, motor KTM cukup anti-mainstream, karena menggunakan rangka baja dan sokbreker besutan WP. Beda dengan tim MotoGP pada umumnya yang menggunakan rangka aluminium, dikombinasi suspensi Ohlins.


Mesin Baru KTM

Untuk diketahui, mulai tahun depan KTM akan kehilangan hak konsesi miliknya. Hak konsesi itu tak lagi dimiliki setelah KTM tampil cemerlang di musim MotoGP 2020, termasuk meraih dua kemenangan melalui Miguel Oliveira dan Brad Binder.

Hak konsesi adalah keistimewaan yang diberikan MotoGP pada KTM (dan juga Aprilia) untuk melakukan pengembangan mesin, mendapat jatah mesin lebih banyak, dan izin untuk menggelar lebih banyak tes. Keistimewaan ini pada awalnya diberikan pada pabrikan yang baru bergabung sehingga bisa bersaing dengan pabrikan yang sudah lebih dulu terjun di MotoGP.

Khusus di MotoGP 2020, seluruh tim sepakat tidak melakukan pengembangan mesin. Dorna dan seluruh pabrikan setuju melakukan penghematan di tengah pandemi virus corona. Termasuk dalam upaya penghematan terkait pandemi virus corona tersebut, seluruh pabrikan MotoGP akan memulai musim 2021 dengan mesin yang mereka pakai di 2020.

Namun KTM dan Aprilia dapat keistimewaan boleh melakukan pengembangan mesin tahun ini, untuk dipakai pada awal musim 2021.

Tim-tim lain sudah diinformasikan terkait hal ini pada MotoGP Styria. Ini kemudian memicu protes dari tim-tim pabrikan lain (Honda, Yamaha, Suzuki, dan Ducati). Pabrikan lain khawatir KTM akan mengembangkan mesin super.

"Kami yakin KTM sedang menyiapkan mesin super," ungkap sumber anonim kepada Motorsport, seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

"Tidak seperti (tim) yang lain, mereka (KTM) akan dapat membuka dan memperbaiki mesin tanpa batasan. Bahkan, mereka bisa membuat yang benar-benar baru, jika mereka mau. Dan sekarang KTM benar-benar mulai menakutkan," jelas sumber tersebut.



Simak Video "Line-up Sementara Pembalap MotoGP 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com