Senin, 20 Jul 2020 08:36 WIB

Mengenal Istilah High Side, Kecelakaan Nahas yang Dialami Marquez

Rangga Rahadiansyah - detikOto
JEREZ DE LA FRONTERA, SPAIN - JULY 17: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Honda  heads down a straight during the MotoGP of Spain - Free Practice at Circuito de Jerez on July 17, 2020 in Jerez de la Frontera, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Marc Marquez mengalami kecelakaan nahas. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Marc Marquez mengalami kecelakaan yang cukup parah saat balapan MotoGP Spanyol 2020 di Jerez, Minggu (19/7/2020). Marquez mengalami crash saat balapan menyisakan 4 lap ketika dia berhasil merangsek ke pisisi tiga.

Sebelumnya, Marquez sempat tercecer ke urutan 17 karena ia keluar lintasan gara-gara kehilangan kendali atas motornya. Namun ia bisa kembali ke posisi terdepan setelah menyalip satu per satu pebalap di depannya. Nahas, ketika balapan tinggal 4 lap lagi, Marquez mengalami kecelakaan parah.

Motor Honda RC213V yang ditunggangi Marquez terpental ke udara. Motor itu kemudian terbanting keras ke lintasan dan berhenti di area gravel.

Marc Marquez mengalami kecelakaan high side saat motor melaju 150 km/jam di tikungan. Dalam tayangan ulang, ban belakang motor Marquez sempat slip, Marquez tak mampu mengendalikannya sehingga mengalami kecelakaan high side. Apa sih high side itu?

Mengutip laman Driver Knoledge Tests dan Driving Tests New Zaeland, kecelakaan high side adalah yang paling berbahaya, sebab motor cenderung akan melemparkan pengendaranya ke atas. Artinya, motor itu dapat menabrak atau menimpa pengendaranya.

Kecelakaan high side paling sering terjadi karena pengendaranya berakselerasi terlalu agresif baik pada saat menikung maupun saat keluar tikungan.

Kecelakaan high side disebabkan karena ban belakang kehilangan cengkeraman lateral kemudian mendapatkan cengkeraman kembali secara liar. Umumnya, ban belakang motor kehilangan cengkeraman dan terjadi selip dan secara tiba-tiba kembali mendapatkan cengkeraman sehingga melemparkan pengendaranya ke udara.

Kecelakaan ini umumnya berujung fatal, sebab roda belakang menjadi liar dan tidak terkendali. Pebalap yang mengalami kecelakaan ini tak jarang mengalami cedera serius.

Marquez pun mengalami cedera. Ia dibawa ke rumah sakit. Setelah menjalani pemeriksaan rontgen, rupanya ada retak di lengan kanan atasnya.

"Marc Marquez mengalami cedera, diperkirakan karena dampak benturan langsung ban dengan lengan kanan, mengakibatkan adanya fraktur di batang humerus, meski tidak sepenuhnya bergeser. Selain itu ada kemungkinan kelumpuhan pada saraf radialis, meskipun belum pasti," kata ahli traumatologi MotoGP, dr. Xavier Mir, dikutip dari Crash.

[Gambas:Instagram]



Marc Marquez diprediksi akan absen di balapan kedua di MotoGP Andalusia pekan depan, yang juga berlangsung di Jerez. Bahkan ia bisa saja baru kembali membalap di MotoGP Ceko (9 Agustus) atau MotoGP Austria (16 Agustus). Meski begitu, tim dokter masih menunggu kondisi Marquez seusai operasi.



Simak Video "Crash yang Membuat Absen Marquez Berlanjut di MotoGP Austria"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com