5 Fakta Soal Dilarangnya Formula E Ngegas di Monas

Detikcom - detikOto
Sabtu, 08 Feb 2020 11:24 WIB
BERLIN, GERMANY - MAY 25: In this handout from FIA Formula E -  Alexander Sims (GBR) BMW I Andretti Motorsports, BMW iFE.18 at Tempelhof Airport on May 25, 2019 in Berlin, Germany. (Photo by FIA Formula E/Handout/Getty Images)
Ilustrasi Formula E di Berlin Foto: (Getty Images)
Jakarta -

Perjalanan panjang Indonesia untuk menjadi tuan rumah diajang bergengsi dunia balap, seperti Formula E bukan tanpa tantangan. Kali ini ajang balap mobil listrik itu, harus menerima kenyataan bahwa mereka tidak boleh melintas di kawasan Monumen Nasional.

Berikut fakta-fakta yang menyebabkan Formula E dilarang untuk ngebut di Monumen Nasional (Monas).

Formula EFormula E Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan Formula E di Monas (Rizki Pratama)

1. Karena Monas Merupakan Cagar Budaya

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia menyebut tidak semua kawasan Monumen Nasional (Monas) cagar budaya.

"Jadi yang utamanya bangunan cagar budaya itu tugu monas (Monumen Nasional) sendiri," ujar Cucu kepada detikcom, Kamis (6/2/2020).

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monas, Irfal Guci menjelaskan pengertian cagar budaya mengacu dalam UU No. 11 Tahun 2011.

"Cagar Budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan/atau di air yang perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan melalui proses penetapan," bunyi ketentuan tersebut.

Lalu bangunan mana saja yang masuk ke dalam cagar budaya di kawasan Monas?

"Cagar budaya di Jakarta lengkap di dalam lampiran SK (Surat Keputusan) Gubernur nomor 475," tutur Irfal Guci kepada detikcom, Kamis (6/2/2020).

Penelusuran detikcom dalam Surat Keputusan Gubernur nomor 475 tahun 1993 isinya menjelaskan tentang penetapan bangunan bersejarah di DKI Jakarta sebagai cagar budaya.

Tercatat, nama bangunan baru Monumen Nasional sebagai salah satu Cagar Budaya. Kemudian nama bangunan lama yang tertulis ialah Tugu Nasional yang beralamat di Jalan Taman Silang Monas, Kecamatan Gambir.

Dijelaskan di peraturan itu bahwa Monas dibangun pada tahun 1961, lambang kepribadian, kebesaran dan keagungan perjuangan Bangsa Indonesia berbentuk Lingga dan Yoni.

Cagar budaya lain yang berada di Monas adalah Lapangan Merdeka/Monas bertempat di Jl. Taman Silang Monas yang dibangun pada abad 19.

"Jl. Merdeka itu juga termasuk kawasan cagar budaya, itu juga luas," tuturnya.

Untuk Jl. Merdeka Utara, Barat, Timur dan Selatan terdapat beberapa bangunan yang termasuk cagar budaya, yakni Istana Merdeka, Istana Negara, Balai Kota DKI Jakarta, Departemen Hankam. Markas Kostrad, Gedung Pertamina, Gereja Emmanuel.

Ilustrasi Formula E di BerlinIlustrasi Formula E di Berlin Foto: (Getty Images)

2. Balap Formula E Boleh Melintasi Monas, Asal..

Sirkuit jalanan Formula E di Jakarta tidak disetujui Kementerian Sekretaris Negara bila masuk ke area Monumen Nasional. Sebab di Monas terdapat titik cagar budaya.

Lalu apakah cagar budaya bisa jadi arena sirkuit?

Kepala Unit Pelayanan Teknis Monumen Nasional, Irfal Guci menjelaskan bahwa cagar budaya bisa saja dimanfaatkan untuk kepentingan lain seperti ajang balap Formula E misalnya, namun izin yang dikeluarkan harus memenuhi syarat yang sudah ditentukan.

"Boleh, asalkan tidak merusak keaslian dan mendapatkan ijin dari tim cagar budaya, karena mereka yang bisa lebih menilai (boleh atau tidaknya)," ungkap Irfal kepada detikcom, Kamis (6/2/2020).

Apa yang diungkapkan Irfal juga sudah tertuang di dalam Keputusan Gubernur Nomor 475 tahun 1993 tentang Penetapan Bangunan-Bangunan Bersejarah di DKI Jakarta sebagai Benda Cagar Budaya.

Salah satu ketentuan dalam Kepgub itu adalah pemugaran dan lain-lain terhadap bangunan cagar budaya itu harus seizin Gubernur DKI dan mendapat rekomendasi dari instansi yang bertanggung jawab dalam pelestarian cagar budaya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video " Formula E Jakarta Jadinya di GBK?"
[Gambas:Video 20detik]