Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Senin 11 September 2017, 16:13 WIB

Ini Rahasianya Performa Motor MotoGP Anti Kendor

Ruly Kurniawan - detikOto
Ini Rahasianya Performa Motor MotoGP Anti Kendor MotoGP Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images
Jakarta - Berbeda dengan motor biasanya, sudah selayaknya motor MotoGP itu memiliki performa terbaik dan bisa dikatakan performanya anti kendor. Tentu ini didukung beberapa hal, diantaranya dengan menggendong mesin bongsor dan di dukung sistem transmisi terbaik.

Nah pernah tidak sih, Otolovers terlintas dipikiran bagaimana caranya para pembalap MotoGP dengan cepat memindahkan gigi atau transmisi saat melaju dengan kencang? Nah, apabila memperhatikan gerakan si pembalap saat berakselerasi dan melakukan perpindahan gigi ternyata ada yang berbeda, loh.

Bila pada motor 'normal' yang biasa Otolovers pergunakan sehari-hari, cara masuk gigi dengan mencukit tuas perseneling kecuali untuk gigi satu yang dengan cara menekan tuasnya. Cara ini tidak berlaku pada jajaran motor balap di MotoGP.

Mengingat para pembalap MotoGP melakukan lebih dari 500 pergantian gigi di tiap ajangnya, agar tidak mudah lelah dan lebih efisien perpindahan gigi pada motoGP diubah menjadi terbalik. Jadi, setiap penambahan gigi menjadi lebih cepat, para pembalap hanya perlu menginjak tuas perseneling bagian depannya saja, pencukitan hanya dilakukan untuk menurunkan gigi. Dalam dunia MotoGP, hal ini disebut sebagai GP shifter, race shifter, atau reverse shifter.

Dengan teknologi tersebut, para pembalap menjadi lebih leluasa dan konsentrasi saat ingin masuk tikungan dan ngerem.

Selain itu, saat memasukkan gigi para pembalap motoGP juga tidak usah memakai kopling, loh. Langsung injak tuas perseneling saja. Tujuannya sama yakni agar kecepatan tetap terjaga meski memasukkan gigi (rpm tidak turun).

Bila mengunakan kopling, rpm pasti nantinya akan turun sehingga saat pergantian gigi dilakukan, pengapian akan mati dalam waktu sepersekian detik. Hal tersebutlah yang di efektifkan.

Sedangkan pada saat menurunkan gigi, tuas kopling tetap ditarik. Alasannya lagi-lagi adalah karena RPM karena setiap pembalap pasti ingin masuk tikungan paling lambat dan keluar tikungan paling cepat.

Saat masuk tikungan, mereka lakukan rem, dan menurunkan gigi dengan menarik kopling sambil mempertahankan rpm mesin supaya tetap tinggi. Sehingga saat keluar tikungan motor dapat berakselerasi dengan cepat untuk keluar tikungan tanpa kehilangan tenaga karena adanya penurunan RPM.


(lth/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed