Vettel mencatatkan diri sebagai peraih hat-trick juara GP F1 termuda usai menjadi juara F1 di musim 2012. Ia meraih gelar itu saat berusia 25 tahun 145 hari.
Kendati sudah membuktikan kemampuan dengan meraih tiga gelar juara dunia secara beruntun, nyatanya ada juga yang meragukan potensi Vettel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan juara dunia F1 asal Australia, Niki Lauda, menyatakan keyakinannya bahwa Vettel bakal terus memetik kemenangan andai pindah tim kelak. Hal itu seperti yang dilakukannya saat memutuskan pindah dari Ferrari tahun 1978 silam.
"Pada akhirnya dia (Vettel) akan pindah ke tim lain. Itu normal, seorang pemain ski mengganti papan skinya setiap tahun, jadi Anda harus mengganti mobil (tim) setidaknya sekali dalam sejarah Anda," jelas Lauda dikutip dari CNN.
"Saya mengganti mobil balap saya tiga atau empat kali dalam karier dan tetap meraih kemenangan. Dia (Vettel) pasti akan melakukan hal yang sama," imbuh pebalap yang pernah meraih gelar juara dunia bersama Ferrari dan McLaren itu.
Terkait Manuver Vettel di Brasil, Alonso Nilai Langkah Ferrari Sudah Tepat
Sementara itu, pebalap Ferrari Fernando Alonso menilai timnya sudah mengambil langkah yang tepat dengan meminta klarifikasi ke FIA, terkait manuver Sebastian Vettel ketika melewati Jean-Eric Vergne di GP Brasil.
Beberapa hari setelah Vettel memastikan gelar juara dunia F1 musim 2012 dalam balapan di Interlagos, Ferrari meminta klarifikasi resmi dari FIA menyoal munculnya tayangan video yang mengindikasikan manuver pebalap Red Bull itu ilegal.
Tindakan Ferrari itu menuai cibiran dari sebagian kalangan mengingat jika Vettel dinyatakan bersalah dan mendapatkan penalti, maka pihak yang diuntungkan adalah Alonso.
Pada prosesnya, FIA memberikan klarifikasi bahwa manuver yang dilakukan Vettel dilakukan di bawah sinyal bendera hijau sehingga tidak melanggar peraturan. Keterangan itu juga telah diterima 'Kuda Jingkrak'.
Alonso sendiri sebelumnya tidak banyak melontarkan pernyataan seputar hal tersebut, kendati ia kini menilai bahwa tindakan Ferrari di dalam hal tersebut sudah amat tepat demi meluruskan kontroversi yang telah merebak.
"Ada banyak klip video di internet dan kami tahu fans kami bertanya-tanya minta penjelasan, sehingga Ferrari sudah tepat untuk meminta klarifikasi dari Federasi," katanya dalam acara Ferrari World Finals di Valencia yang dikutip Autosport.
"Kami mendapatkan jawaban dan saya pikir kini semua sudah puas. Saya tidak banyak menaruh perhatian ke insiden ini, tapi saya merasa kami berutang jawaban ke fans," imbuhnya.
Pebalap Spanyol itu pun menepis adanya kritik dari sebagian kalangan kepada dirinya maupun Ferrari akibat adanya kasus tersebut.
"Sejujurnya saya tak tertarik kepada opini tentang diri saya, di (media) Jerman atau di manapun. Yang saya tahu adalah orang-orang yang bertemu saja di jalanan biasanya memeluk saya dan menyebut saya gladiator atau samurai," lugas Alonso.
(krs/syu)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit