Yamaha: Motor Injeksi Juga Bisa Ngebut

Yamaha: Motor Injeksi Juga Bisa Ngebut

- detikOto
Rabu, 07 Des 2011 16:10 WIB
Yamaha: Motor Injeksi Juga Bisa Ngebut
Jakarta - Tidak bisa dipungkiri kalau balapan lokal di Indonesia hampir seluruh pembalapnya masih menggunakan sistem pengabutan karburator pada motor tunggangannya. Karburator dianggap lebih gampang di setting dibanding dengan sistem injeksi. Yamaha pun membantah hal tersebut.

Yamaha mengatakan kalau sistem injeksi yang mereka terapkan di V-ixion bukan hanya dapat digunakan di jalan raya maupun medan berat. Di lintasan balap pun V-ixion bisa dipacu dan sukses dibuktikan pada tiga kali periode Yamaha Riding Academy (YRA) 2011.

YRA sendiri adalah wadah bentukan Divisi Motorsport Yamaha Indonesia untuk pembibitan, pembinaan secara berjenjang para pembalap muda Yamaha Indonesia yang ingin berprestasi di olahraga balap motor hingga level internasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

YRA sebelumnya telah digagas Yamaha Indonesia sejak tahun 2004 dalam memfasilitasi minat dan bakat pembalap muda Yamaha Indonesia di cabang road race. Dan tahun ini, YRA kembali hadir dengan format dan kurikulum baru yang mengacu kepada metode pelajaran berbasis internasional secara terstruktur dan berkesinambungan.

Tahun ini V-ixion dipakai sebagai motor latihan para pembalap didikan Yamaha di YRA. Untuk pertama kalinya V-ixion digunakan sejak YRA digelar di 2004. Selama tiga kali periode YRA termasuk periode ketiga yang digelar 5-8 Desember di sirkuit Kenjeran, Surabaya, keunggulan teknologi Fuel Injection (FI) Vixion turut dimanfaatkan. Sebanyak 10 Vixion digunakan di Kenjeran ditambah tiga R6.

”V-ixion dipakai dalam latihan YRA untuk adaptasi pembalap pada motor berkarakter sport dan juga untuk meningkatkan skill. Khususnya di periode ketiga ini sebagai latihan untuk persiapan final Yamaha Cup Race (YCR) di Malang dan Yamaha Asean Cup Race,” jelas Manager Motorsport Yamaha Indonesia, Ari Wibisono dalam keterangan resmi yang detikOto terima, Rabu (7/12/2011).

Sebanyak 20 pembalap Yamaha yang merupakan hasil seleksi 10 besar terbaik dari YRA periode pertama dan kedua, ambil bagian dalam YRA periode ketiga. 10 diantaranya yang akan membalap di final YCR dan Yamaha Asean Cup Race.

”Vixion mudah diseting, tidak perlu banyak modifikasi, cukup adjust (diatur atau disetel) ECU (Electronic Control Unit)-nya sehingga diperoleh power untuk jadi sebuah motor kompetisi. Tinggal diganti bagian muffler (knalpot) yang berkarakter racing (balap). Jadi tidak banyak yang diubah ketimbang motor dengan karburator,” jelas M.Abidin, Assistant General Manager Technical Support Yamaha Indonesia.

Ditambahkannya lagi, latihan dengan menggunakan Vixion memudahkan pembalap saat menunggangi motor besar Yamaha lainnya seperti R6 dan R1 karena dua motor itu juga mempunyai teknologi F1.

”Jadi, feeling buka tutup handle gas bisa didapatkan. Tipikal mesin Vixion dan motor-motor besar Yamaha lainnya yang dipakai buat balap sama. Hanya cc, bodi dan pengendalian power yang beda,” terang Abidin.

Keunggulan lain V-ixion menurut Abidin adalah frame (rangka) yang menggunakan delta box yang banyak digunakan pada motor berkarakter balap. Selain kokoh, frame model ini diklaim juga sangat menunjang saat bermanuver dan stabil.

Selain FI, Vixion juga memiliki teknologi forged piston dan diasil cylinder yang merupakan teknologi balap Yamaha, sehingga makin menyempurnakan keunggulannya. Dibandingkan dengan motor dengan mesin sama sekelasnya, V-ixion pun diklaim lebih unggul untuk balap.

(syu/syu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads