ADVERTISEMENT

DFSK Mini EV Pesaing Wuling Air ev Mejeng di GIIAS 2022, Kok Pakai Setir Kiri?

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 12 Agu 2022 18:14 WIB
DFSK Mini EV
DFSK Mini EV. (Foto: Luthfi Anshori/detikOto)
Jakarta -

Pabrikan DFSK tidak ingin ketinggalan meramaikan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 dengan berbagai model kendaraan elektrifikasi. Merek asal China ini mendatangkan pesaing Wuling Air ev. Dinamakan DFSK Mini EV, mobil listrik mungil ini masih menggunakan format setir kiri seperti model di China.

PT Sokonindo Automobile (DFSK Indonesia) menghadirkan berbagai model mobil listrik, dari Gelora E yang sudah mulai dipasarkan, hingga mobil penumpang prototipe seperti Mini EV.

CEO DFSK Indonesia, Alexander Barus mengatakan, saat ini DFSK masih fokus untuk memasarkan mobil listrik di kelas niaga seperti Gelora E. Namun tidak menutup kemungkinan akan memasarkan mobil listrik Mini EV yang memiliki harga murah supaya bisa menjangkau kelas bawah.

DFSK Mini EVDFSK Mini EV Foto: Luthfi Anshori/detikOto

"Kita akan berkonsentrasi untuk kelas commercial dan passanger, tapi untuk (konsumen dengan) middle income (pendapatan menengah)," buka Barus di arena GIIAS 2022, ICE, BSD City, Kamis (11/8/2022).

Barus belum bisa menjanjikan kapan akan menjual secara resmi Mini EV di Indonesia. Dia ingin melihat lebih dulu seperti apa perkembangan kendaraan listrik di Indonesia.

"Mini EV (yang dibawa di GIIAS) ini kan masih pakai setir kiri. Kita tentu harus melihat perkembangan pasar. Mini EV ini sebetulnya city car, dia hanya punya 13,8 kW bisa tempuh 180 km. Nah ini kita harapkan tahun depan sudah masuk pasar kita," sambung Barus.

Sekadar informasi, di China mobil listrik mungil ini dipasarkan dengan nama Dongfeng FengGuang Mini EV. Mobil listrik ini punya ukuran kompak dengan 2.995 mm, lebar 1.495 mm, tinggi 1.640 mm, dan jarak sumbu roda 1.960 mm.

FengGuang Mini EV menggunakan motor listrik tunggal yang mampu menghasilkan tenaga 34 hp (25 kW), angka itu lebih dari cukup untuk digunakan di dalam perkotaan. Hanya saja, Dongfeng belum memberikan informasi detail mengenai kapasitas baterai serta kecepatan maksimalnya.

Soal harga, mobil EV kompak ini diprediksi punya banderol sekitar USD 5.000 atau setara Rp 71 jutaan di pasar China.



Simak Video "DFSK Gelora E, Calon Armada Angkot Listrik DKI Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT