PT Astra Honda Motor (AHM) semakin banyak menawarkan pilihan di lini Vario Series di Indonesia. Selain Honda Vario 125 dan Vario 125 Street, pabrikan asal Jepang tersebut juga menghadirkan Honda Vario EVO 160.
Lantas, apa alasan Honda terus memperkuat keluarga Vario di Tanah Air?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Marketing AHM, Octavianus Dwi, menjelaskan bahwa Vario merupakan salah satu model skutik yang memiliki sejarah panjang sekaligus ekuitas merek yang kuat di Indonesia. Karena itu, AHM terus mengembangkan Vario agar tetap relevan dengan kebutuhan konsumen yang terus berubah.
"Vario Series itu kan sebenarnya historically sudah cukup lama di Indonesia dan secara brand sudah cukup kuat. Tinggal memang harus disesuaikan dengan perkembangan zaman. Makanya kita terus menghadirkan pilihan," ujar Octa.
Menurutnya, setiap varian Vario memiliki karakter dan segmen pasar yang berbeda.
"Vario 125 itu segmennya berbeda. Pilihan modifikasinya juga banyak, lebih lincah, dan modelnya masih diterima masyarakat. Sementara Vario 160 mengisi segmen skutik matik premium yang tetap mengedepankan fungsi," jelasnya.
Salah satu daya tarik utama Vario, kata Octa, adalah penggunaan platform flat deck atau dek kaki rata. Desain tersebut menjadi pembeda dibandingkan sejumlah skutik lain yang menggunakan center tunnel.
"Vario kan salah satu yang menggunakan platform flat deck. Kalau yang lain itu center tunnel. Jadi memang center tunnel dan flat deck ini masih punya market sendiri-sendiri," katanya.
AHM pun terus mengembangkan Vario di segmen tersebut dengan menyesuaikan desain agar lebih sesuai dengan selera anak muda.
"Yang kita lakukan adalah membuatnya tetap relevan dengan kebutuhan sekarang, termasuk desain yang lebih sesuai untuk anak muda. Keunggulan Vario memang ada di flat deck, itu salah satu pembeda utamanya," tambah Octa.
Menurut Octa, kebutuhan konsumen saat ini semakin beragam. Karena itu, Honda menghadirkan pilihan yang dapat mengakomodasi berbagai preferensi, baik dari sisi kapasitas mesin maupun fungsi kendaraan.
"Ada konsumen yang butuh mesin 160 cc, desain yang menarik, tetapi tetap ingin motor yang praktis untuk membawa barang. Posisi berkendaranya juga berbeda dibandingkan PCX yang menggunakan center tunnel. Jadi masing-masing punya fungsi dan konsumennya sendiri," ungkapnya.












































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat