Ternyata Ini Rahasianya Lulus Ujian Praktik SIM C, Dijamin Nggak Ngulang!

Ternyata Ini Rahasianya Lulus Ujian Praktik SIM C, Dijamin Nggak Ngulang!

Dina Rayanti - detikOto
Kamis, 25 Jun 2026 08:14 WIB
Ujian praktik pembuatan SIM C di Mapolres Subang.
Ujian praktik SIM C. Foto: Dwiky Maulana Vellayati/detikJabar
Jakarta -

Tidak sedikit calon pemohon SIM C yang gagal saat ujian praktik. Nah supaya nggak gagal, berikut ini rahasianya.

Lulus ujian praktik merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan SIM C. Namun, ujian praktik SIM C ini kerap dikeluhkan para pemohon. Sebab, tidak sedikit yang gagal lulus ujian praktik SIM C itu. Padahal sebelum ujian praktik kamu bisa terlebih dulu mempelajari materinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di samping itu, ada 'rahasia' yang wajib kamu ketahui supaya langsung lulus ujian praktik SIM C. Materi pertama, pemohon SIM C akan diuji reaksi pengeremannya. Uji pengereman dilakukan di atas lintasan sepanjang 20 meter dengan jarak antarpatok menjadi 2,5 meter. Pengujian pengereman ditandai dengan tulisan 'REM', kotak kuning dan tulisan 'STOP'.

Dikutip dari Youtube NTMC Korlantas Polri, saat pengujian tersebut, kaki jangan langsung turun sebelum motor benar-benar berhenti.

ADVERTISEMENT

"Triknya, gunakan rem depan dan belakang secara bersamaan dengan komposisi yang halus agar motor tidak menukik tajam," demikian dijelaskan Brigadir Sarah dalam video tersebut.

Materi selanjutnya adalah uji U-turn atau semacam memutar balik. Uji U-turn dilakukan di lintasan sepanjang 10 meter, 2 meter untuk tikungan dan jarak antarpatok diatur menjadi 3 meter.

"Di sini banyak yang kakinya refleks turun. Kuncinya adalah di pandangan mata, arahkan pandanganmu ke titik tujuan keluarnya motor, bukan menunduk atau melihat ban depan atau juga garis aspal," jelas Sarah lagi.

Ketiga materi manuver berbentuk huruf S. Ini menjadi pengganti ujian manuver angka delapan. Untuk uji huruf S panjang lintasannya adalah 35 meter.

"Jaga putaran gas tetap stabil di kecepatan rendah. Gunakan rem belakang untuk menyeimbangkan motor. Hindari menarik rem depan terlalu keras saat setir sedang berbelok karena itu akan membuatmu langsung kehilangan keseimbangan dan terjatuh," ucapnya.

Materi terakhir adalah uji reaksi rem menghindar. Panjang lintasan lurus 1,6 meter, panjang lintasan menghindar 4 meter dan jarak antarpatok 3 meter dengan total panjang lintasan 24 meter.

Di akhir sirkuit, akan ada jalur bercabang. Nantinya petugas akan memberikan instruksi mendadak entah menyalakan lampu atau melambaikan bendera agar kamu menghindar ke kiri atau juga ke kanan.

"Ini murni menguji refleks dan konsentrasimu. Jangan panik, cukup ikuti arahan dan tenang," tutur dia.

Diungkap juga satu hal fatal yang membuat pemohon SIM gagal dalam ujian praktik, yaitu kaki menyentuh aspal sebelum waktunya. Kendaraan keluar dari garis batas juga membuat ujian praktik jadi gagal.



(dry/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads