Indonesia Raja Sepeda Motor Nomor Tiga di Bumi

Indonesia Raja Sepeda Motor Nomor Tiga di Bumi

Ridwan Arifin - detikOto
Kamis, 26 Feb 2026 12:40 WIB
Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) 2026 bersama jajaran Board of Directors PT Astra Honda Motor pada ajang IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran (5/2/2026). Menegaskan komitmen AHM dalam pembinaan balap berjenjang di level nasional dan internasional.
Honda di IIMS 2026 Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto
Jakarta -

Indonesia jadi raja nomor tiga pasar terbesar sepeda motor di dunia. Menariknya PT Astra Honda Motor menjadi penopang penjualan motor secara global.

Executive Vice President Director PT Astra Honda Motor (AHM), Thomas Wijaya mengatakan total pasar sepeda motor global saat ini berada di kisaran 50-60 juta unit per tahun. Dari angka itu, Indonesia menyumbang porsi yang tak bisa dipandang sebelah mata.

"Kita lihat juga kalau pasar motor di dunia itu, gambarannya setahun itu bisa 50-60 juta pasar motor secara global. Nah, Indonesia ini, marketnya ini nomor 3, di atas 10%, jadi kalau tahun lalu kan market kita 6,4 juta which is itu tumbuh satu persen dibandingkan tahun 2024 6,3 (juta unit)," kata Thomas saat di Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara domestik, penjualan motor di Tanah Air juga masih stabil dan cenderung positif, tahun 2024: sekitar 6,3 juta unit, lalu naik tipis satu persen menjadi 6,4 juta unit pada 2025.

ADVERTISEMENT

"Jadi kita secara pasar itu nomor 3 terbesar di dunia. Tentu ini juga menjadi satu peluang, satu opportunity, satu kelebihan bagi kita semua, bagi industri kita semua," ungkap Thomas.

Bukan cuma pasar Indonesia yang besar, performa AHM sebagai produsen juga ngeri. Di lingkup internal Honda global, AHM kerap bertarung di papan atas. Prestasi ini ditopang oleh kapasitas produksi domestik yang nyaris menyentuh 5 juta unit dalam setahun.

"Di sisi lain juga kami, Astra Honda Motor juga posisinya itu kalau secara dunia, kadang nomor satu, kadang nomor dua, karena tahun lalu kita hampir mencapai lima juta unit produksi domestik ya, jadi kira-kira 4,98, jadi itu naik juga satu persen dibandingkan tahun 2024," ungkap Thomas.

Lantas siapa saja yang mengungguli Indonesia? Jawabannya cuma dua negara dengan populasi yang lebih besar, yakni India dan China.

"Jadi pasar terbesar itu kalau nggak India, China, kemudian ketiga kita di Indonesia," tambahnya lagi.




(riar/rgr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads