Mengintip Spesifikasi Motor Rp 166,75 Juta Buat Ujian Praktik SIM CI

ADVERTISEMENT

Mengintip Spesifikasi Motor Rp 166,75 Juta Buat Ujian Praktik SIM CI

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 06 Jan 2023 17:24 WIB
Motor ujian praktik SIM CI
Motor Hunter Scrambler SK500 untuk ujian SIM CI. Foto: Hunter Motorcycles Indonesia
Jakarta -

Polisi bakal menggunakan motor Hunter Scrambler SK500 untuk ujian praktik SIM CI. Belum banyak unit motor yang disediakan, Direktur Registrasi dan Identifikasi Korps Lalu Lintas Polri Brigjen Yusri Yunus menyebut baru ada 32 unit Hunter Scrambler SK500 yang disediakan untuk ujian praktik pemohon SIM CI. Seperti apa spesifikasi motor ujian praktik SIM CI tersebut?

Hunter Scrambler SK500 merupakan motor berkapasitas 471 cc garapan Hunter Motorcycles Indonesia. Motor mengusung mesin parallel twin DOHC 4 Stroke dengan rasio kompresi mesin 10,7:1. Motor memiliki dimensi panjang 2.156 mm, lebar 850 mm, jarak sumbu roda 1.460 mm, tinggi jok 820 mm, dan ground clearance 210 mm.

Berkat mesin itu, Hunter Scrambler SK 500 mampu menyemburkan tenaga 49 daya kuda dan torsi 44 Nm. Motor ini memiliki kapasitas tangki 20 liter dengan konsumsi BBM 28 km/liter. Untuk jenis BBM-nya, Hunter Scrambler SK500 dianjurkan menggunakan bensin tanpa timbal RON 90.

Sistem pengereman Hunter Scrambler SK500 mengusung Nissin ABS, 2 Channel switchcable. Rem depannya double cakram berukuran 300 mm, dan belakang single cakram 240 mm. Suspensi depan menggunakan KYB Inverted type 41 mm. Sementara KYB Adjustable Mono Rocker System. Motor ini dibanderol Rp 166,75 juta.

Sekadar informasi, polisi bakal menerbitkan SIM C sesuai dengan golongan dan kapasitas kendaraan. Sebelumnya, pengendara motor jenis apapun hanya menggunakan satu jenis SIM C. Akan ada tiga penggolongan SIM untuk pengendara motor tersebut yaitu C, CI, dan CII.

SIM C, berlaku untuk mengemudikan Ranmor jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin sampai dengan 250 cc (dua ratus lima puluh centimeter cubic).

SIM CI, berlaku untuk mengemudikan Ranmor jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 250 cc (dua ratus lima puluh centimeter cubic) sampai dengan 500 cc (lima ratus centimeter cubic) atau Ranmor sejenis yang menggunakan daya listrik.

SIM CII, berlaku untuk mengemudikan Ranmor jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 500 cc (lima ratus centimeter cubic) atau Ranmor sejenis yang menggunakan daya listrik.

Pemotor yang ingin mendapatkan SIM CI, harus lebih dulu memiliki SIM C dan telah digunakan selama 12 bulan sejak SIM C tersebut diterbitkan.

"Beli motor 250 cc sampai 500 cc itu kan mahal sekali, sementara prioritas saya satu satpas minimal dua. Jadi skala prioritas dulu, nanti bertahap," ungkap Yusri dikutip CNNIndonesia.



Simak Video "Korlantas Polri Ungkap Alasan Tes SIM C Harus Putari Angka 8"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT