Prediksi Yamaha, Pasar Motor Tahun Depan Masih Babak Belur?

Ridwan Arifin - detikOto
Sabtu, 18 Des 2021 18:32 WIB
Yamaha All New R15 Connected
Ilustrasi sepeda motor Yamaha Foto: Muhammad Hafizh Gemilang
Jakarta -

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) optimistis penjualan motor tahun 2022 industri otomotif bisa mencapai angka 5,4 juta unit. Hal itu seiring membaiknya perekonomian nasional sebagai dampak dari meredanya pandemi virus Corona (COVID-19).

Executive Vice President Director YIMM, Dyonisius Beti mengatakan vaksinasi yang semakin meluas mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk melakukan mobilitas. Beberapa sektor juga diprediksi mengalami kenaikan. Kondisi ini diharapkan menjadi daya dorong untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang semakin baik, sehingga berdampak positif ke daya beli masyarakat.

"Dibanding 2020, dan 2022 akan lebih bagus lagi demand-nya. Karena satu, covid relatif rendah, vaksinasi tinggi dan akan segera booster, kita termasuk negara terbaik di dunia. Faktor kedua adalah harga komoditas harga komoditas sangat bagus seperti kelapa sawit batu bara itu semua daya beli naik, dan PPKM akan relaksasi lah karena covid lebih baik. Jadi perlu motor semua orang," ujar Dyonisius saat ditemui di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/12/2021).

"Bank dunia maupun IMF prediksi Indonesia akan growth antara 5,2 sampai 5,9 persen. Nah indonesia kebutuhan motor akan sangat tinggi, prediksi kita 5,1 sampai 5,4 juta unit di 2022," imbuhnya.

Prediksi tersebut masih di bawah target pasar motor domestik seperti sebelum pandemi pada 2019 yang mencapai angka 6,4 juta unit.

"Karena ada masalah global suplai. Sampai saat ini mikrochip ini masih tidak stabil di seluruh dunia. Dan industri mobil merek tertentu harus stop karena munggu sparepart, kita produksi nggak bisa gaspol maksimum karena part ini mengganggu," ujarnya.

Angka tersebut tidak berbeda Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI), pertumbuhan permintaan sepeda motor baru di pasar domestik akan meningkat jadi 5,1 juta hingga 5,4 juta unit di tahun depan.

Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala mengatakan potensi peningkatan penjualan sepeda motor tahun depan dapat dilihat dari realisasi penjualan hingga September tahun 2021 ini yang sudah mencapai 3.761.407 unit atau tumbuh hampir 31% dibandingkan periode Januari-September 2020.

"Memang sempat terjadi penurunan penjualan saat gelombang kedua pandemi meninggi pada bulan Juli dan Agustus. Namun sejalan dengan terkendalinya COVID-19, pasar pun mulai membaik. Secara keseluruhan tahun ini kami prediksi pasar motor akan mencapai 5 juta unit. Sebelumnya kami prediksi 4,3 juta-4,6 juta unit. Kami harapkan tren positif ini berlanjut ke tahun depan yang kami prediksi akan tumbuh 2%-8% atau 5,1 juta-5,4 juta unit. Ini akan memberikan multiplier effect yang positif buat industri terkait," papar Sigit dalam keterangan resminya, Senin (8/11/2021).



Simak Video "Harga R15 Baru Termahal di Kelasnya, Ini Kata Yamaha"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)