Pro-Kontra Isi Bensin Harus Turun dari Motor, Kamu Setuju?

Tim detikcom - detikOto
Senin, 28 Jun 2021 14:39 WIB
SPBU MT Haryono, Jakarta, mulai menerapkan protokol kenormalan baru. Saat mengisi bensin, pengendara harus menjaga jarak.
Isi bensin turun dari motor. (Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Pengendara sepeda motor disarankan untuk turun dari motornya saat mengisi bahan bakar minyak (BBM). Untuk motor dengan mulut tangki bensin di bawah jok pastinya sudah menerapkan hal itu, tapi untuk sebagian motor yang tangkinya di bagian depan--bukan di bawah jok--pengendaranya cenderung tidak turun dari motor saat mengisi bensin.

Memang, motor yang memiliki tangki bensin di depan, bukan di bawah jok, memudahkan karena tidak perlu membuka jok lagi. Beberapa pemilik motor dengan tangki di depan bukan di bawah jok berpendapat bahwa mengisi bensin tidak turun dari motor lebih mudah dan tidak perlu repot.

Namun, untuk alasan keselamatan pengendara disarankan untuk turun dari motor saat isi bensin. Ini berkaitan dengan evakuasi jika terjadi kebakaran.

"Karena ada beberapa kasus, tangkinya ngeluarin api, si ridernya ikut terbakar," kata praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana.

Menurut Sony, turun dari motor saat mengisi bensin bisa mengurangi risiko yang lebih parah jika terjadi kebakaran karena pengendara bisa langsung melakukan evakuasi.

"Itu (turun dari motor saat mengisi bensin) menghindari pengendara dari bahaya kebakaran, menghindari ledakan akibat alat elektronik, menghindari kemungkinan tabrak dari belakang sehingga menghindarnya cepat dan membiasakan mesin mati dan motor distandarin sebagai SOP saat mengisi bahan bakar," jelas Sony kepada detikcom, Senin (28/6/2021).

Sony melanjutkan, setahu dirinya semua pemotor sudah wajib turun saat mengisi bahan bakar. Bahkan, beberapa SPBU juga mewajibkan pengendara turun dari motor saat mengisi bensin.

"Kalau nggak turun sih terserah, toh ketika ada kejadian seperti di atas, apalagi berhubungan dengan api ya pengendara sendiri yang kerepotan. Apalagi motor tidak dilengkapi APAR (alat pemadam api ringan) dan belum tentu orang lain berani mendekat untuk membantu."

detikers setuju jika isi bensin harus turun dari motor meski tangki bensin tidak di bawah jok? Tuliskan pendapatmu di kolom komentar di bawah, ya.



Simak Video "Cuma Rp 350 Jutaan, Mobil Listrik Ini Siap Ganggu Tesla"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)