Wika Industri Jawab Soal Pemesanan Motor Listrik Gesits di Senegal

M Luthfi Andika - detikOto
Sabtu, 12 Jun 2021 11:19 WIB
motor listrik gesits
Motor listrik Gesits Foto: Ari Saputra/detik.com
Jakarta -

Secara mengejutkan motor listrik buatan Indonesia Gesits dikabarkan akan mengaspal di Wilayah Afrika Barat. Tak tanggung-tanggung sebanyak 200 unit motor listrik buatan Wika Industri Manufaktur dikatakan telah terpesan di Senegal.

Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., Mahendra Vijaya memberikan jawabannya kepada detikoto. Dirinya menjelaskan semuanya masih dalam tahap proses yang terus berjalan dan melihat pasar motor listrik di Senegal.

"Hingga saat ini memang semuanya masih dalam proses yang terus berjalan, pihak Wika sedang melakukan pengkajian dan mengikuti proses yang berjalan. Karena kita memang masih baru, jika ada soal terupdate pasti akan kita sampaikan," ujar Mahendra.

"Sebagai perusahaan baru dalam bidang motor listrik, masih banyak hal yang perlu dijajaki lebih dalam untuk mengetahui banyak proses di Senegal. Kami masih dalam tahap itu. Masih harus belajar masalah regulasi, perpajakan, sistem manufakturing, dan lain-lain. Itu yang membuat kami harus lebih prudent. Jadi levelnya masih dalam mengkaji," Mahendra menambahkan.

Kabar motor listrik buatan Indonesia Gesits bakal mengaspal di wilayah Afrika Barat dan sebanyak 200 unit telah terpesan di Senegal muncul ke permukaan berdasarkan keterangan Kementerian Luar Negeri Indonesia, Dubes RI Dakar, Dindin Wahyudin mempromosikan motor listrik Gesits di Promenade de Thiessois, Thies, Senegal, (8/6/2021).

Dubes RI Dakar, Dindin Wahyudin mempromosikan motor listrik Gesits di Promenade de Thiessois, Thies, Senegal, (8/6/2021). Motor listrik Gesits bakal mengaspal di Senegal.Dubes RI Dakar, Dindin Wahyudin mempromosikan motor listrik Gesits di Promenade de Thiessois, Thies, Senegal, (8/6/2021). Motor listrik Gesits bakal mengaspal di Senegal. Foto: dok. KBRI Dakar

"Gesits lahir dari mimpi atas produk motor yang ramah lingkungan dan modern bagi masyarakat Indonesia dan Dunia. Oleh karenamya, Indonesia turut mengajak negara-negara sahabat, termasuk Senegal, untuk turut menggunakan teknologi ramah lingkungan pada kehidupan sehari-harinya," ujar Dindin.

Disebutkan lebih dari 200 orang telah mengisi formulir pemesanan motor Gesits. Rencananya 200 unit motor Gesits akan tiba di Senegal pada kuartal ke III tahun ini.

"KBRI Dakar akan memfasilitasi dan memantau pengiriman motor Gesits tersebut ke Senegal agar tiba dengan baik dan sesuai dengan jadwal," bunyi pernyataan tersebut.

Ndiaye Transport, layanan taksi modern di kota Thies, Senegal merupakan pengguna motor listrik Gesits pertama di Afrika Barat.

Di sisi lain KBRI Dakar juga sedang memfasilitasi pembentukan kerjasama sister city antara kota Bogor dan kota Thiès. Kegiatan promosi motor listrik Gesits ini juga merupakan perwujudan dari rencana kerja sama tersebut, terlebih mengingat pabrik motor Gesits berada di wilayah Kabupaten Bogor.

Selain itu, diharapkan ke depannya PT WIKA Industri Manufaktur dapat turut membuka pabrik motor Gesits di kota Thiès.

"Jika hal ini terwujud, tidak hanya di Senegal, namun diyakini penyediaan motor ramah lingkungan Gesits akan mampu menembus pasar Afrika lainnya, khususnya di wilayah Afrika Barat," bunyi pernyataan KBRI Dakar.



Simak Video "Sah! Motor Listrik Buatan Indonesia 'Gesits' Kini 100% di Bawah WIKA"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)