Honda Kembangkan Motor yang Bisa Baca Pikiran Pengendaranya

Doni Wahyudi - detikOto
Kamis, 03 Des 2020 17:12 WIB
Jakarta -

Teknologi roda dua berkembang ke arah yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Honda, misalnya, yang tengah melakukan penelitian demi membangun motor yang bisa baca pikiran pengendaranya.

Bukan, ini bukan cerita atau film fiksi masa depan yang dibuat Hollywood. Dikutip dari Cycle World, Honda sudah memasukkan paten sebuah sistem yang bisa mendeteksi gelombang otak.

Apa gunanya teknologi ini? Disebutkan kalau motor nantinya akan mampu mengetahui apa niat/keinginan otak si pengendara. Pada akhirnya sistem tersebut akan bisa mencegah kecelakaan saat pengendara melakukan kecerobohan atau kesalahan.

Paten teknologi pembaca pikiran ini diajukan oleh pusat pengembangan dan riset Honda yang terletak di Los Angeles. Namun diyakini teknologi ini masih butuh waktu sangat panjang untuk dikembangkan sampai akhirnya diterapkan pada motor-motor produksi pabrikan asal Jepang itu.

Paten motor Honda yang bisa membaca pikiranPaten motor Honda yang bisa membaca pikiran Foto: cycleworld

Bagaimana motor bisa membaca pikiran pengendara? Ini akan dibantu oleh sebuah helm pintar, di mana di dalamnya terdapat elektroda yang bisa menerima sinyal gelombang otak . Sinyal itu lantas dikirim ke komputer khusus yang kemudian menginterpretasikannya ke motor.

Ini membutuhkan motor yang dilengkapi dengan serangkaian sensor. Termasuk accelerometer, gas elektrik, traksi kontrol, pengereman ABS yang dikendalikan komputer serta sensor yang mampu mengukur sudut setang, plus actuator untuk menggerakkan setang jika dibutuhkan."

Kendaraan yang mampu membaca pikiran pengemudinya sebenarnya bukan wacana yang benar-benar baru. Elon Musk pernah menyinggung teknologi serupa untuk diterapkan pada mobil-mobil Tesla.

Langkah ke arah tersebut sebenarnya sudah dilakukan Honda. Honda sudah memperkenalkan motor yang mampu menyeimbangkan diri meski dalam posisi statis. Insinyur Honda menyebutnya sebagai Riding Assist Technology.

(din/lth)