Punya Motor Listrik, Jangan Sering Buat Nanjak dan Bawa Beban Berat

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 01 Des 2020 20:42 WIB
Punya motor listrik, jangan sering buat nanjak dan bawa beban berat
Foto: Luthfi Anshori.Punya motor listrik, jangan sering buat nanjak dan bawa beban berat
Bekasi -

Motor listrik memang lebih mudah dirawat dan tidak harus rutin masuk bengkel seperti motor bensin. Namun demikian, komponen motor listrik bisa rusak karena perilaku berkendara yang berlebihan, contohnya ketika sering 'disiksa' di jalanan menanjak dan membawa beban yang berat.

Seperti disampaikan pemilik bengkel sepeda/motor listrik, Petrikbike, Ady Siswanto, perilaku berkendara seperti itu rawan menyebabkan komponen dinamo rusak.

"Karena pemakaian motor listrik overload, misal kendaraan itu sering buat nanjak atau buat bawa muatan berat. Biasanya ada part yang kebakar di bagian dinamo (motor penggerak). Solusinya kita lakukan penggulungan di dinamo itu," bilang Ady, ketika ditemui detikOto, di Jatisampurna, Bekasi, Selasa (1/12/2020).

Biaya penggulungan kabel tembaga dinamo sendiri cukup mahal, sebab prosesnya memakan waktu lama. "Biaya gulung dinamo itu bisa sampai Rp 700 ribu. Ini prosesnya cukup lama," bilangnya lagi.

Menurut Ady, tidak ada salahnya menggunakan motor listrik di keadaan jalan menanjak atau menggunakannya untuk membawa beban berat. Tapi pemilik juga perlu mengetahui kadar kemampuan motor listriknya.

"Kalau mau untuk pemakaian jalan datar, maka motor dengan watt kecil bisa melakukan itu. Tapi kalau nantinya akan sering dipakai di jalanan menanjak kayak pegunungan, maka kami sarankan (upgrade) pakai watt yang besar," lanjut Ady.

Selain berkendara menyesuaikan kemampuan motornya, Ady juga menyarankan agar mengendarai motor listrik secara perlahan, dengan cara mengurut throttle gas. Motor listrik memiliki torsi besar karena tidak memiliki mekanisme transmisi yang membuat energi hilang saat proses penyaluran.

"Karena ini kan motor listrik, pasti tenaganya itu gede banget. Jadi biasanya kita mengimbau sama kustomer, kalau mau irit baterai, narik gasnya pelan-pelan. Ini motor listrik kalau semakin kencang di bawanya, maka dia akan semakin boros baterai," ujarnya.



Simak Video "Motor Listrik Mengaspal di Kota Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)