Mampir ke Petrikbike, Bengkel yang Modifikasi Motor Bensin Jadi Motor Listrik

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 01 Des 2020 19:21 WIB
Bengkel Petrikbike di Bekasi bisa ubah motor bensin jadi motor listrik
Foto: Luthfi Anshori. Bengkel Petrikbike di Bekasi bisa ubah motor bensin jadi motor listrik
Bekasi -

Tidak banyak bengkel umum yang fokus pada perawatan sepeda motor listrik. Salah satu bengkel umum kendaraan listrik yang bisa ditemui adalah Petrikbike, yang berlokasi di Bekasi. Tidak hanya bisa melayani perawatan kendaraan listrik, bengkel ini juga bisa melakukan modifikasi motor bensin jadi motor listrik.

"Jadi di bengkel kami ada beberapa divisi. Ada divisi servis motor listrik, divisi modifikasi, dan divisi pembuatan baterai," kata pemilik bengkel Petrikbike, Ady Siswanto, ditemui detikOto, di Jatisampurna, Bekasi, Selasa (1/12/2020).

Khusus untuk divisi servis kendaraan listrik, melayani perawatan dan upgrade performa dan beberapa merek motor listrik yang ada di pasaran, seperti merek Selis, Spider, Viar Q1, juga Gesits.

Biaya servis motor listrik di bengkel umumServis motor listrik di bengkel umum Foto: Luthfi Anshori

"Sementara divisi ketiga kita, tugasnya membuat baterai. Jadi kita membuat baterai sesuai dengan kebutuhan. Bahan baku impor dari China. Dan kita rakit sendiri," lanjut Ady.

"Untuk divisi modifikasi, kalau ada yang punya sepeda biasa, diubah jadi sepeda listrik (engine swap) itu bisa di tempat kita. Begitu juga motor, motor bensin bisa diubah jadi listrik," sambungnya.

Ady mengaku kerap menerima order engine swap untuk motor jenis skuter seperti Honda BeAT atau Vespa. Kadang juga menerima pesanan engine swap untuk motor sport seperti KTM Duke.

Proses modifikasi motor bensin jadi listrikProses modifikasi motor bensin jadi listrik Foto: Dok. Petrikbike

"Engine swap sih masih jarang, paling sebulan dapat pesanan satu-dua unit," jelas Ady.

Soal biaya modifikasi, pilihan ongkosnya mulai Rp 9 juta, dan Rp 15 juta - Rp 25 juta.

"Untuk engine swap motor listrik. Itu paket paling murah, Rp 9 juta. Ini sudah dapat semuanya, baterai, motor controller, juga dinamo. Tapi speknya rendah. Kecepatannya pelan, 50 km/jam atau 60 km/jam. Jarak tempuh juga paling 30 km," terang pria yang merintis usaha bengkel kendaraan listrik sejak 2015 itu.

"Sementara kalau paket Rp 15 juta ini sudah semuanya plus biaya pasangnya. Biasanya penggunaannya buat harian. Ini jaraknya bisa tempuh 40 km-50 km, tarikannya setara motor 110 cc. Dan kecepatannya 80 km/jam," kata Ady.

"Kalau yang modifikasi Rp 25 juta, kekuatannya bisa setara motor 150 cc. Jarak tempuhnya bisa 80 km, dan kecepatannya bisa 80 km/jam - 100 km/jam. Torsinya lebih gede, bisa nandingin motor 150 cc," ungkapnya.

Soal jaminan, Ady memberikan garansi motor listrik selama 6 bulan dan garansi baterai selama 3 bulan.

Tertarik?



Simak Video "Sah! Motor Listrik Buatan Indonesia 'Gesits' Kini 100% di Bawah WIKA"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)