Pakai PCX Electric, Grab Operasikan Armada Motor Listrik di Bali

Tim detikcom - detikOto
Kamis, 26 Nov 2020 13:32 WIB
Motor Listrik Grab di Bali
Grab Pakai Motor Listrik Honda PCX Electric. Foto: Dok. Grab Indonesia
Denpasar -

Grab kembali menambah armada kendaraan listriknya. Kali ini, Grab mengoperasikan motor listrik di Bali menggunakan Honda PCX Electric.

Menggandeng PLN Unit Induk Distribusi (UID) Provinsi Bali, Dinas Perhubungan Provinsi Bali, PT Pegadaian, Astra Honda Motor, dan Panasonic, Grab meluncurkan kendaraan motor listrik dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU). Motor yang digunakan adalah PCX Electric.

"Untuk mendukung misi pemerintah dalam mengurangi emisi karbon hingga 29% pada 2030, kami telah meluncurkan peta jalan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia pada 2019 lalu. Hari ini kami bangga dapat memperluas jangkauan kami hingga Bali, dengan menghadirkan KBL dan SPBKLU di Pulau Dewata, untuk mendukung terbangunnya sistem Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang ramah lingkungan serta efisien," kata Neneng Goenadi, Country Managing Director Grab Indonesia dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (26/11/2020).

Di Bali, Grab mengoperasikan 30 unit motor listrik. Di antaranya adalah Honda PCX Electric. Honda PCX Electric menggunakan dua baterai lithium-ion masing-masing 50,4V dengan densitas tinggi yang dipasang secara serial. Konstruksi motor listrik menggunakan struktur Interior Permanent Magnet (IPM) demi mendapatkan efisiensi energi dan performance motor listrik yang optimal.

Motor Listrik Grab di BaliMotor Listrik Grab di Bali Foto: Dok. Grab Indonesia

Dengan baterai tersebut, motor mampu menghasilkan output maksimum 4.2kW yang didapat sejak putaran rendah dan torsi maksimal 18 Nm di 500 rpm.

Untuk mengisi baterai kosong, dua Honda Mobile Power Pack dapat terisi penuh dalam pengisian selama 4 jam saat menggunakan pengisi daya opsional dengan metode off-board. Terdapat pula cara pengisian menggunakan sistem on-board (terkoneksi langsung dengan listrik) dengan masa pengisian 6 jam.

Jika PCX electric dikendarai pada kecepatan konstan 40 km/jam maka bisa dipacu sejauh 69 km. Sementara jika digeber 60 km/jam, PCX listrik hanya bisa menempuh jarak 41 km/jam.

Selain motor listrik, Grab juga menebar SPBKLU di 7 titik di Bali. Dengan adanya SPBKLU, pengguna motor listrik yang kehabisan baterai tidak perlu khawatir. Mereka bisa menukar baterai yang kosong dengan baterai yang sudah terisi penuh di SPBKLU. Konsepnya seperti kita membeli air minum kemasan galon atau gas elpiji.

Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyambut baik hadirnya kendaraan listrik di Bali. Menurutnya, ini merupakan implementasi visi pembangunan Bali. Bali sendiri telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 45 dan 48 tahun 2019 mengenai Energi Bersih dan Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Motor Listrik Grab di BaliMotor Listrik Grab di Bali Foto: Dok. Grab Indonesia

"Menjaga keharmonisan alam, masyarakat, dan budaya Bali merupakan keutamaan bagi kami. Alam yang bersih harus diusahakan dengan menciptakan lingkungan yang bebas polusi. Hal ini berkaitan dengan energi yang bersih, mulai dari pembangkit, hingga sarana dan prasarana sehari-hari. Ke depannya, kami akan membangun pembangkit yang ramah lingkungan, yang baru dan terbarukan. Saya berharap hadirnya sepeda motor listrik ini dapat semakin mendukung alam bali yang bersih dan bebas polusi," sebut I Wayan Koster.

Sementara itu, pada Agustus 2019, Grab dan Kementerian Perindustrian turut andil dalam proyek demonstrasi dan studi kendaraan listrik, salah satunya di Bali. Studi itu fokus pada technical performance, customer acceptance, industrial, and social impact, serta bertujuan menyusun rekomendasi kebijakan pengembangan kendaraan listrik.

Pada Desember 2019, Grab dan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi meluncurkan Roadmap Ekosistem Kendaraan Listrik dengan tujuan untuk mempercepat adopsi KBL di Indonesia dan mewujudkan jaringan transportasi yang lebih ramah lingkungan. Grab juga memperkenalkan GrabCar Elektrik powered by Hyundai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Januari 2020.

Saat ini, Grab telah bekerja sama dengan Hyundai, Kymco, VIAR dan SELIS dalam menyediakan lebih dari 5.000 armada mobil listrik, motor listrik, sepeda listrik dan skuter listrik di Indonesia. Riset internal Grab pada September 2020 lalu menunjukkan bahwa 70% mitra pengemudi KBL Grab mengatakan bahwa teknologi ini meningkatkan pendapatan mereka karena pengeluaran untuk biaya bensin juga menurun.

(rgr/lth)