Rabu, 23 Sep 2020 12:22 WIB

Produsen Motor Juga Mau Pajak Motor Dikurangi

M Luthfi Andika - detikOto
Suzuki Bandit Ilustrasi Suzuki Bandit (Rizki Pratama/detikOto)
Jakarta -

Jika memang Kementerian Keuangan benar-benar mengabulkan pengajuan Kemenperin dan Gaikindo untuk bisa merelaksasi pajak mobil baru. Bisa dipastikan harga mobil baru bisa turun drastis, bahkan mendekati 50 persen. Lalu bagaimana dengan industri otomotif roda dua di Indonesia nih.

Layaknya roda empat, para Agen Pemegang Merek (APM) roda dua juga ingin mendapatkan relaksasi pajak kendaraan, baik berupa pajak PPnBM, Pajak PKB atau pajak BBN.KB. Salah satunya Suzuki motor, yang mengatakan relaksasi pajak bisa menstimulus masyarakat ingin memiliki sepeda motor baru.

"Ya tentunya di kondisi seperti ini, perlu adanya stimulus untuk menggerakkan perekonomian, termasuk industri otomotif. Salah satunya adalah bagaimana kita bisa menggerakan ekonomi melalui penjualan (motor)," ucap Dept Head of Sales & Marketing 2W SIS, Yohan Yahya.

"Kami sebagai APM sudah berusaha menggerakkan penjualan kami melalui pemberian diskon, atau diskon angsuran dan berbagai macam gimmick agar ekonomi ini juga turut berputar," Yohan Yahya menambahkan.

Suzuki Gixxer 250, motor sport 250 cc SuzukiSuzuki Gixxer 250, motor sport 250 cc Suzuki Foto: Dok. Suzuki

Yohan Yahya menjelaskan relaksasi pajak bukan berarti pengguna motor bebas dari pajak. Namun jika ada pengurangan pajak bisa menjadi titik balik untuk menambah minat konsumen melakukan pembelian kendaraan baru.

"Tentunya akan lebih cepat bergerak apabila ada sumbangan dari instansi terkait misalnya pengurangan pajak BBN. Hal ini akan punya dampak yang sangat baik bagi semua pihak, apabila bisa dijalankan," ucap Yohan Yahya.

"Kalau pajak misalnya BBNKB bisa berkurang 50 persen tentunya akan sangat baik untuk calon pembeli kita. Sedangkan untuk pajak PKB-nya, ya sebaiknya 50 persen juga," kata Yahya.

"Artinya kas negara atau daerah pun kita harus perhatikan agar ada keseimbangan antara pendapatan daerah/ negara yang digunakan, untuk menjalankan roda pemerintahan dan juga keberlangsungan ekonomi," Yahya menambahkan.



Simak Video "Saat 'Noob' Jajal Jimny Libas Medan Offroad"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com