Selasa, 22 Sep 2020 15:48 WIB

Layaknya Roller Coaster Penjualan Motor Turun Naik Selama Pandemi

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan kenaikan penjualan motor per Oktober 2019 naik 3,5 persen dibanding 2018. Ilustrasi kendaran motor saat beraktivitas Foto: Rengga Sancaya/detik.com
Jakarta -

Industri otomotif sangat terpukul oleh pandemi virus Corona (COVID-19). Tak cuma kendaraan roda empat atau lebih, sepeda motor juga mengalami penurunan penjualan yang drastis.

Menurut Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia, Sigit Kumala, penjualan motor sebelum pandemi tepatnya pada kuartal I 2020 atau Januari-Maret 2020 masih relatif stabil. Saat itu, penjualan mobil stabil di atas 500 ribu unit per bulan.

"Walaupun kuartal I ini terkoreksi minus 6,5% dibandingkan periode yang sama tahun 2019," kata Sigit dalam diskusi bertajuk "The 2nd Series Industry Roundtable (Episode 6) - Automotive Industry Perspective" yang diselenggarakan secara virtual oleh Jakarta CMO Club dan Marketeers, Selasa (22/9/2020).

Pada Maret 2020, memang penjualan motor baru masih mencapai 561 ribu. Sayangnya, kata Sigit, penjualan motor mengalami penurunan di akhir Maret 2020 tepatnya di pekan keempat.

Penjualan motor dirasakan cukup berat di bulan April 2020. "Pada saat PSBB diberlakukan di Jabodetabek, pasar terkoreksi 78%," ujar Sigit.

Saat itu, penjualan motor hanya mencapai 123.782 unit, anjlok hingga 78% dibanding bulan sebelumnya. Kemudian diperparah lagi pada bulan Mei yang turun 82,3% menjadi hanya 21.851 unit.

"Mei, pasar terkoreksi lebih dari 82% waktu PSBB diberlakukan hampir di seluruh kota besar di wilayah Pulau Jawa. Pada saat itu dari anggota AISI hampir pabriknya tidak berproduksi karena kami mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah," sebut Sigit.

Penjualan motor mulai kembali bangkit pada Juni 2020. Saat itu, diberlakukan PSBB transisi sehingga bisa meningkat hingga 669%. Penjualan motor pada Juni 2020 mencapai 167.992 unit, naik dari bulan sebelumnya meski belum bisa menyamakan angka penjualan sebelum pandemi.

"Dan (peningkatan penjualan motor) berlanjut Juli, meningkat kembali lebih dari 73% sehingga mencapai angka penjualan 292.205," jelas Sigit.



Simak Video "3 Strategi Satgas Tekan Kasus Covid-19 di 12 Kab/Kota"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com