Rabu, 03 Jun 2020 12:12 WIB

Asosiasi Ojol Kaji Keamanan Sekat Pemisah Driver dan Penumpang

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sekat Pemisah Driver Ojol dan Penumpangnya Driver ojol dan penumpangnya dipisahkan sekat. Foto: Dok. Garda
Jakarta -

Ojek online menyambut new normal dengan penggunaan partisi penyekat driver dan penumpang. Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia yang merupakan asosiasi ojek online (ojol) sedang mengembangkan partisi penyekat tersebut.

Menurut Ketua Presidium Nasional Garda, Igun Wicaksono, partisi penyekat driver dan penumpang ojol ini memang belum banyak dipakai. Sebab, sekat tersebut masih dalam tahap pengembangan.

"Masih presentasi prototype. Karena kami ingin ada masukan dulu dan kaji dulu, baik dari sisi desain, bahan dan keamanan bagi pengguna," kata Igun kepada detikcom, Rabu (3/6/2020).

Untuk melakukan kajian partisi driver dan penumpang ojol, Garda menggandeng beberapa pihak seperti pengemudi ojol sebagai pengguna partisi, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan sebagai regulator, juga perwakilan masyarakat yang biasa menjadi penumpang ojol.

Sekat Pemisah Driver Ojol dan PenumpangnyaSekat Pemisah Driver Ojol dan Penumpangnya Foto: Dok. Garda

"Kami akan kaji dan presentasi kepada Korlantas (Korps Lalu Lintas Polri) sebagai law enforcement lalu lintas dan safety," ujar Igun.

Sebelumnya, Igun mengklaim partisi ini akan terbuat dari bahan yang ringan, sehingga aman bagi pengemudi maupun penumpang.

Menurut Igun, jika pihak aplikator ingin membeli dari asosiasi Garda, boleh-boleh saja. "Atau mereka (aplikator) punya konsep partisi sendiri, silakan saja," lanjutnya lagi.

Soal harga partisi tersebut, Igun mengatakan belum ditetapkan. "Tapi target kami harganya tidak sampai Rp 100.000 per unit," tukasnya.



Simak Video "Ini Permintaan Pemkot Bandung Sebelum Ojek Online Beroperasi"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com