Sabtu, 07 Sep 2019 13:17 WIB

Ingat Pak Tino Sidin? Motor Tuanya Mejeng di Bandung!

Dony Indra Ramadhan - detikOto
Motor Pak Tino Sidin Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom Motor Pak Tino Sidin Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom
Bandung - Sebuah motor tua mejeng di sebuah galeri di Bandung. Motor jenis bebek itu bukan motor sembarangan. Motor itu memiliki sejarah yang merupakan motor milik Tino Sidin.



Bagi generasi 80an tentu tak asing dengan nama Tino Sidin atau yang akrab ditelinga dengan nama Pak Tino Sidin. Pria berprofesi sebagai pelukis itu kerap nongol di acara televisi yang disiarkan oleh TVRI.

Motor pak Tino Sidin Motor pak Tino Sidin Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom


Nama Pak Tino melegenda di tanah air. Bahkan beberapa peninggalannya diabadikan dalam Taman Tino Sidin di Bantul. Selain barang pribadi, Pak Tino juga memiliki sebuah motor yang kini berada di Bandung.

Motor jenis Suzuki FR tahun 78 itu kini dimiliki oleh Tommy Dwi Djatmiko seorang pehobi motor-motor klasik. Pria yang akrab disapa Mastom ini bercerita awal mendapatkan motor bersejarah ini.

Motor Pak Tino SidinMotor Pak Tino Sidin Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom


Mastom mengatakan dia mendapatkan motor itu setelah melihat adanya iklan di media sosial Facebook dua tahun lalu. Kala itu, lulusan Seni Rupa ITB ini tertarik dengan iklan yang menampilkan embel-embel 'Pak Tino Sidin'.

Mastom awalnya tak percaya. Namun, setelah sekian lama ada bukti BPKB dan STNK yang memang tertulis nama Tino Sidin. Tak butuh waktu lama, Mastom pun membeli motor tersebut.



"Saya sempat datang ke museum juga. Lalu saya tanya orang di sana 'Pak Tino punya motor bebek warna ijo nggak?' terus dijawab 'punya tapi sudah lama banget'. Ternyata memang benar motornya beliau," kata Mastom saat berbincang dengan detikOto di galeri Yuliansyah Akbar, Jalan Cigadung, Kota Bandung, Sabtu (7/8/2019).

Saat sampai di tangan Mastom, beberapa part motor usang itu memang perlu perbaikan dari mulai lampu depan, lampu sein, cat yang sudah agak memudar dan jok yang sedikit sobek bagian sisi kiri. Sementara untuk mesin, masih oke dan hanya perlu pembersihan carburator.

"Sepertinya orang yang jual ke saya juga sudah modif sedikit. Kalau mesin cukup bagus, pernah saya pakai juga anter anak masih bagus," kata Mastom.

Motor klasikMotor klasik Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom


Mastom yang memang memiliki latar belakang modifikasi motor ini pun lantas mengubah motor tersebut. Dia mengaku melakukan perbaikan diberbagai sisi motor tersebut.

Lampu dan sein yang sebelumnya rusak dia ganti dengan yang baru. Dia juga membersihkan carburator dan mengganti tangki oli yang sebelumnya bocor. Mastom juga mengecat ulang dan mengganti velg dengan chrome.

"Hampir 80 persen kita restorasi. Kecuali jok. Sebenarnya jok saya udah beli, tapi saya pikir, kalau diganti nggak ada yang originalnya. Makanya biarin lah ada sobek sedikit juga," tutur dia.

Selain itu, Mastom juga menambah modifikasi tulisan di motor itu. Tulisan di sisi kanan dan kiri yang seharusnya 'Suzuki' dia ganti dengan nama 'TINO SIDIN'. Selain itu, ada penambahan kata 'Ya Bagus' dibagian depan motor. Kata 'Ya Bagus' sendiri memang identik dengan Pak Tino saat mengomentari karya lukisan pemirsa televisi yang dikirimkan kepada Pak Tino.

Selain menampilkan motor milik Pak Tino, Mastom juga menunjukan surat-surat asli motor tersebut kepada detikOto. Ada BPKB dan STNK yang memang tertulis nama Tino Sidin dan Ny Nurhajati istrinya dengan alamat Jalan Kadipro, Bantul.

"Alamat yang ditulis di STNK ini merupakan alamat Taman Tino Sidin," kata Mastom.

Simak Video "Pengakuan Pemuda yang Bakar Motor karena Ditilang"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com