Senin, 25 Feb 2019 09:12 WIB

Jangan Maksa Beli Harley-Davidson

Ridwan Arifin - detikOto
Moge Harley-Davidson. Foto: Luthfi Anshori Moge Harley-Davidson. Foto: Luthfi Anshori
Jakarta - Harley-Davidson menjadi salah satu barang mewah yang hanya dimiliki segelintir orang. Sebagian masyarakat melihat Harley tidak hanya motor dengan suara menggelegar tetapi juga motor impian.

Dealer Principal Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta, Sahat Manalu, mengatakan untuk dapat membeli kuda besi impiannya, ia perlu menabung hingga bertahun-tahun lamanya.



"Kalau Harley-Davidson itu segmentasinya rata-rata umur 40 tahun ke atas, saya sendiri personal beli motor pertama Harley itu umur 38, jadi jika dibilang gaji 1 bulan nggak gitu ngitungnya, kita nabung dulu," ujar Dealer Principal Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta, Sahat Manalu kepada wartawan saat 2th Anniversary di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (24/02/2019).

Memang Harley-Davidson adalah segmentasi motor hobi, bukan untuk sebagai kendaraan mobilitas sehari-hari.



Kebanyakan pemilik Harley tidak membelinya sebelum kebutuhan primernya cukup. Sahat berpesan untuk bisa memilikinya adalah bagaimana mengelola keuangan dan gaya hidup.

"Saya 10 tahun menabung, pertama beli rumah, baru beli mobil setelah itu beli motor Harley," kata Sahat.

"Jadi jika dibilang penghasilan biasanya yang punya Harley sudah cukup dulu (kondisi kebutuhan primer dan keuangan) baru punya motor, kalau disisihkan gajinya buat motor Harley kayaknya jarang. Itu namanya maksa," ucap dia. (riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed