Jumat, 13 Apr 2018 14:55 WIB

Harga Motor Listrik yang Dipakai Jokowi Sampai Belasan Juta

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Harga Motor Listrik yang Dipakai Jokowi Tak Sampai Puluhan Juta Foto: Dok. Biro Pers Setpres Harga Motor Listrik yang Dipakai Jokowi Tak Sampai Puluhan Juta Foto: Dok. Biro Pers Setpres
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepertinya tengah keasyikan mengendarai sepeda motor. Dalam blusukannya ke Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Jokowi menggunakan motor listrik sambil memboncengkan istrinya, Iriana.



Motor listrik yang dipakai Jokowi itu adalah motor dari WIM Motor. WIM Motor sendiri merupakan anak perusahaan dari produsen sepeda, WIM Cycle, yang fokus menjajakan motor listrik. Sales and Marketing Manager WIM, Wenson, mengatakan motor listrik yang dipakai Jokowi adalah WIM Motor Zero 8i.

Wenson menyebut, Zero 8i itu hanya dijual untuk Papua, khususnya di Agats. Makanya, masyarakat Agats sudah terbiasa dengan motor-motor listrik. Yang bikin penasaran, berapa harga motor listrik itu?

"Kalau harga, biasa mereka (toko penjual motor listrik di Agats) jual di range harga Rp 12-13 juta kurang lebihnya," kata Wenson kepada detikOto, Jumat (13/4/2018).



Untuk diketahui, WIM Motor Zero 8i menggunakan motor listrik 48 volt 1.000 watt. Motor itu menggendong baterai 48 volt 20 Ampere hour.

Motor listrik tersebut bisa menjangkau jarak 50 sampai 80 kilometer dalam kondisi baterai penuh. Waktu pengisian baterainya sampai delapan jam.

Sementara itu, masyarakat di Asmat memang sudah terbiasa menggunakan motor listrik. Bahkan hampir 100 persen motor adalah motor listrik. "99 persen kendaraan di sini ramah lingkungan, karena menggunakan motor listrik," ujar Asisten III Setda Kabupaten Asmat, Syamsul Agas seperti detikOto kutip dari detikFinance.



Menurut Syamsul, listrik di Asmat tak hanya untuk penerangan, tapi juga pengisian motor listrik. Bahkan, dia mengklaim, Asmat adalah satu-satunya Kabupaten di Indonesia yang warganya memakai motor listrik.

"Kami merupakan satu-satunya daerah di Indonesia yang menggunakan kendaraan tanpa bahan bakar minyak, tetapi menggunakan energi listrik," kata Syamsul.

"Jumlah kenderaan roda dua (motor) yang ada di Kabupaten Asmat sebanyak 1.920 unit, semua pakai listrik," tambahnya.

Motor listrik ini biasa disebut warga dengan motor cas. Motor listrik tidak mengeluarkan emisi. Inilah alasan paling bijak untuk tidak menggunakan kendaraan dengan BBM. Orang Asmat juga pakai motor listrik karena anti polusi udara.

PLN pun menyediakan lokasi pengisian listrik di kota Agats. SPLU ini dapat mengisi listrik sepeda motor hanya dengan uang Rp 5.000. Pemilik kendaraan bisa membeli pulsa listrik dengan harga Rp 5.000 kemudian melakukan pengisian di SPLU yang telah tersedia. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed