Naik Motor di Tol Jepang, Celana Panjang dan Sepatu Wajib Dipakai

Laporan dari Jepang

Naik Motor di Tol Jepang, Celana Panjang dan Sepatu Wajib Dipakai

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sabtu, 04 Nov 2017 10:33 WIB
Naik Motor di Tol Jepang, Celana Panjang dan Sepatu Wajib Dipakai
Kondisi jalanan Jepang Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Sepeda motor di Jepang boleh lewat tol. Tapi, hanya motor tertentu yang boleh lewat tol, yaitu motor 250 cc ke atas.

Meski begitu, pengendara motor 250 cc ke atas pun tak bisa sembarangan lewat tol. Kalau mau lewat tol, pemotor harus melengkapi perlengkapan berkendara, termasuk celana panjang dan sepatu.

"Saya pernah naik motor gede. Musim panas saya pakai celana pendek, pakai sandal gunung, jaket kulit, helm, sarung tangan lengkap. Dari belakang dikejar sama polisi," cerita Ping Tjuan, pemandu wisata selama perjalanan Toyota Tokyo Motor Show Trip 2017 saat berbincang dengan detikOto di Yokohama, Jepang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu, Ping-san--panggilan akrabnya--belum tahu bahwa kalau moge masuk tol pengendaranya harus pakai celana panjang dan sepatu. Karenanya, Ping-san sempat disetop oleh polisi.

"Disuruh minggir saya, dimintai SIM, ditanya salahnya apa, saya nggak tahu, dia buka tuh peraturannya. Motor gede masuk jalan tol harus ada kelangkapannya, helm, jaket kulit, sarung tangan, celana panjang dan sepatu," kata Ping-san.

Karena tidak tahu dan memakai SIM internasional, Ping-san tidak langsung didenda. Dia hanya diberikan peringatan oleh polisi.

"Karena saya ngaku gak tahu, denda saya disimpan (tidak didenda). Kalau mengulang kesalahan yang sama, baru saya didenda. Tapi, kalau tahu peraturannya, langsung ditilang di tempat. Misalnya SIM Jepang, nggak mungkin dong nggak tahu, dia dapat SIM sudah pasti tahu peraturannya. Karena saya pakai SIM internasional dan nggak tahu, dimaafkan. Tapi kalau mengulang lagi, didenda langsung," ucap Ping-san. (rgr/lth)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads