Meski begitu, pengendara motor 250 cc ke atas pun tak bisa sembarangan lewat tol. Kalau mau lewat tol, pemotor harus melengkapi perlengkapan berkendara, termasuk celana panjang dan sepatu.
"Saya pernah naik motor gede. Musim panas saya pakai celana pendek, pakai sandal gunung, jaket kulit, helm, sarung tangan lengkap. Dari belakang dikejar sama polisi," cerita Ping Tjuan, pemandu wisata selama perjalanan Toyota Tokyo Motor Show Trip 2017 saat berbincang dengan detikOto di Yokohama, Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Disuruh minggir saya, dimintai SIM, ditanya salahnya apa, saya nggak tahu, dia buka tuh peraturannya. Motor gede masuk jalan tol harus ada kelangkapannya, helm, jaket kulit, sarung tangan, celana panjang dan sepatu," kata Ping-san.
Karena tidak tahu dan memakai SIM internasional, Ping-san tidak langsung didenda. Dia hanya diberikan peringatan oleh polisi.
"Karena saya ngaku gak tahu, denda saya disimpan (tidak didenda). Kalau mengulang kesalahan yang sama, baru saya didenda. Tapi, kalau tahu peraturannya, langsung ditilang di tempat. Misalnya SIM Jepang, nggak mungkin dong nggak tahu, dia dapat SIM sudah pasti tahu peraturannya. Karena saya pakai SIM internasional dan nggak tahu, dimaafkan. Tapi kalau mengulang lagi, didenda langsung," ucap Ping-san. (rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun