Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Selasa 25 April 2017, 08:37 WIB

Diler Harusnya Terima Konsumen Mau Beli Tunai atau Kredit

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Diler Harusnya Terima Konsumen Mau Beli Tunai atau Kredit Foto: dok detikOto
Jakarta - Konsumen yang ingin membeli kendaraan secara tunai banyak yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan kendaraan. Jika pembayaran secara kredit, prosesnya malah lebih gampang dan cepat. Lalu bagaimana mekanisme yang benar?

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Suwandi Wiratno mengatakan, seharusnya diler menerima dengan baik pembelian secara tunai.

"Diterima dong, diler juga kan enggak semuanya penjualan itu kredit, pasti ada tunainya juga," ujarnya saat dihubungi detikOto, pekan lalu.

Namun Suwandi mengatakan, bisa saja arahan dari sales kepada konsumen untuk membeli kendaraan secara kredit, bukan dimaksudkan untuk mempersulit. "Mungkin si oknum (bilangnya) gini. 'Pak ngapain beli cash, kan uangnya bisa dipakai yang lain, kredit saja kan bunganya murah'. Itu kan bukan dipersulit," katanya.

Tetapi ada juga dugaan bahwa dengan konsumen membeli kredit harga kendaraan lebih tinggi, dan otomatis ada keuntungan lebih dari situ, sehingga diler ataupun sales mengupayakan agar konsumen membeli secara kredit ketimbang tunai.

"Itu kan hitung-hitungan, kalau beli kredit itu mungkin ada insentif atau apa, saya juga enggak tahu, masing-masing perusahaan pembiayaan kan beda-beada," tutur Suwandi.

Suwandi juga tidak menampik kemungkinan adanya dana insentif tertentu dari diler untuk salesnya. Juga dirinya tidak menampik jika membeli kendaraan yang terbatas atau model baru secara tunai, harga akan naik.

"Kalau bicara masing-maing diler kasih insentif kepada sales-salesnya saya kurang tahu, tapi insentif tertentu bisa saja ada, kayak kita dengan marketing kan juga modelnya insentif," tuturnya

"Kalau beli cash mobil baru keluar mungkin lebih tinggi egggak ada diskon, karena modelnya model baru,tapi kalau di upping-upping enggak tahu, kecuali kalau inden dia mau diduluin wajar kalau lebih mahal," tambah Suwandi.

Namun terlepas dari itu semua, Suwandi berpesan, jika konsumen ada pada kondisi seperti itu, lebih baik jika ke diler langsung bertemu dengan atasan, dan mengadukannya.

"Kalau mau beli cash datang ke dilernya, ketemu dengan direkturnya, atau pemiliknya, atau diadukan saja, iya dong," pungkasnya. (khi/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
FJB Otomotif +