Wajar, karena saat ini memang Yamaha tengah asyik menuai hasil terbaik dari penjualan Yamaha NMAX. Lantas bagaimana nasib produk matik kecil Yamaha dengan adanya matik bongsor tersebut ya?
"Motor kecil itu masih ada ya, low price model itu saya fikir masih menjadi masif model lah ya," ujar GM Aftersales & Public Relation YIMM, M. Abidin, kepada wartawan, di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maksudnya secara presentasi mereka boleh dibilang yang paling terjangkau, yang paling gampang dijual. Sementara yang lain kan niche ya, demandnya kecil," tuturnya.
Dan menurutnya pilihan konsumen akan kembali lagi pada harga kendaraan yang murah.
"Di low price model itukan, kalau ditanya model apa yang dibeli jawabannya top of mine gitu kan, tapi kalau ditanya pertanyaan ke dua, yang mana yang mau dibeli pilih salah satu, jawabannya yang paling murah," ungkap Abidin.
Meski NMAX yang berada disegmen skuter bongsor laris di pasar, lanjut Abidin mengatakan kejenuhan akan timbul juga.
"Meskipun kaya NMAX gitu sendirian, itu kan karena kompetitor-nya belum masuk, pada saat kompetitior masuk, kaya kasusnya mungkin R15 kaya model-model yang lain akan demandnya tercapai, juga akan jenuh," pungkasnya. (khi/lth)












































Komentar Terbanyak
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina
Dulu Laku Ribuan Sebulan, Penjualan BYD Atto 1 Tiba-tiba Cuma 26 Unit
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun