Penjualan Kurang Maksimal di Tangan Diler Lama, Harley-Davidson Tak Ciut Nyali

Penjualan Kurang Maksimal di Tangan Diler Lama, Harley-Davidson Tak Ciut Nyali

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Kamis, 08 Des 2016 16:28 WIB
Penjualan Kurang Maksimal di Tangan Diler Lama, Harley-Davidson Tak Ciut Nyali
Foto: Khairul Imam Ghozali
Jakarta - Setelah sempat 'tutup warung', Harley-Davidson kembali menunjukkan keberadaannya di pasar motor gede (moge) di Indonesia lewat diler barunya PT Nusantara Moto International.

Penjualan yang kurang meyakinkan saat dipegang diler sebelumnya tidak menjadikan nyali PT Nusantara Moto International menciut.

"Kita tahu populasi Harley di Indonesia kan besar, lebih dari 6.000 kendaraan, ini yang kita tahu, belum lagi yang tidak ketahui. Berarti potensi bisnisnya juga masih besar, dan itu yang kita lihat peluang bisnisnya ada, kita lihat peluang itu," ujar President Director Nusantara Harley-Davidson of Jakarta, Joe Ferry kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (8/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu Joe juga mengatakan bukan hanya peluang penjualan unitnya yang dilihat olehnya. "Tapi aftersales dan merchandise dan part, serta aksesori tetap ada," ungkapnya.

Sementara itu, untuk sistem yang berlaku juga berbeda dari sistem sebelumnya. Menurut Joe Ferry, sekarang sistemnya dealership, bukan sistem distributorship,

"Bedanya dari sana, sehingga tanggung jawab terhadap country ini tidak di diler, tapi di ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) sendiri," tuturnya.

"Jadi fungsi diler ke arah customernya. Kita tidak tanggung jawab terhadap importasi," tambah Joe. (khi/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads