Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang sebelumnya cukup kuat di segmen motor sport pun kini mengandalkan model-model skutik. Sejak kehadiran skutik bongsor Yamaha NMAX, distribusi motor sport dari pabrikan berlogo garpu tala itu mulai berkurang.
Asisten GM Marketing YIMM, Mohammad Masykur mengakui hal itu. Menurut dia, trennya saat ini mulai bergeser ke skutik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya memang secara general trennya pada shifting (bergeser) ke matik. Apalagi kita di IMoS ada XMAX, orang sudah anggap bahwa ini (XMAX) bisa nurunin penjualan sport," kata Masykur kepada detikOto.
"Seperti NMAX dulu, kan planning (penjualan) 8.000 unit (per bulan) sekarang 25.000 unit (per bulan), memang di luar ekspektasi. Tapi di sisi lain, jualan (motor) sport turun. Jadi banyak orang yang beralih. Bersyukurnya Yamaha bisa menyesuaikan kapasitasnya. Jadi sudah diantisipasi. Kita kan melibatkan ratusan vendor, kita berjuang dengan vendor untuk meningkatkan kapasitas itu," ujar Masykur.
Yamaha memang tengah menyiapkan XMAX untuk tahun depan. Motor ini juga dijadikan model global yang bakal diekspor Yamaha Indonesia ke berbagai negara, termasuk ke Eropa.
Di Eropa, XMAX akan dijual seharga 5.499 euro sekitar Rp 78 juta. Tapi di Indonesia kemungkinan bakal lebih murah. (rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Prabowo Minta Pindad Bikin Mobil Presiden Khusus buat Sapa Rakyat
Bayar Pajak STNK Tanpa KTP Pemilik Lama, Wajib Isi Formulir Balik Nama