"SMK Negeri 1 Seyegan Sleman merupakan salah satu SMK yang diresmikan sebagai SMK TUK Honda di Sleman," kata Ketua Program Pendidikan Satu Hati AHM Ahmad Muhibbuddin di SMK 1 Seyegan, Sabtu (15/10/2016).
SMK lain yang juga diresmikan sebagai SMK TUK Honda kata Muhib, adalah SMK Ma'arif 1 Nahdatul Ulama (NU) Bobotsari, Purbalingga. Baik SMK 1 Seyegan dan SMK Ma'arif NU Bobotsari ini sudah mengimplementasikan kurikulum TSM Honda sejak tahun 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menjadi SMK TUK lanjut dia, setiap SMK binaan harus mengikuti standarisasi yang sudah ditentukan AHM, mulai dari ruang praktek, kelengkapan sarana laboraturium, unit sepeda motor yang bervariasi serta tools dan equipment yang lengkap sesuai persyaratan. Kualifikasi tenaga pengajar atau guru juga harus terpenuhi hingga pendukung lainnya.
"Kami berharap tempat ini menjadi tempat belajar atau transfer ilmu pengetahuan dengan baik dan tempat uji kompetensi sehingga lulusan SMK benar-benar mempunyai kemampuan seusai kompetensinya," kata Muhib.
Sementara itu Kasi Penyelarasan Kejuruan Kemdikbud Saryadi Guyatno menambahkan ke depan kerjasama antara sekolah-sekolah dengan dunia industri akan lebih banyak. Saat ini pemerintah juga telah meminta dunia industri berpartisipasi atau menjalin kerjasama dengan SMK-SMK sehingga transfer ilmu pengetahuan maupun link and match berjalan dengan baik.
"Adanya jalinan kerjasama ini akan saling memberi nilai tambah dan sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan dunia industri. Demikian pula dengan sekolah juga mendapat nilai tambah," kata Saryadi.
Kepala SMKN 1 Seyegan, Cahyo Wibowo mengatakan lab uji kompetensi yang terdiri dari ruang praktek, ruang kelas, bengkel dan tempat latihan pengecatan. Tempat tersebut diharapkan menjadi sarana belajar bagi 192 siswa dari jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda.
"Ada 192 siswa di jurusan teknik sepeda motor Honda ini dengan dua orang guru yang sudah bersertifikasi," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, AHM bersama Astra Motor Yogyakarta juga melakukan penandatanganan MoU implementasi KTSM Honda dengan 3 SMK wilayah DIY yaitu SMK Negeri 1 Gedangsari Gunungkidul, SMK Muhammadiyah 1 Temon Kulonprogo, dan SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro Bantul. Untuk memudahkan implementasi KTSM Honda di sekolah, 3 SMK baru binaan Honda ini akan mendapatkan 1 (satu) unit sepeda motor, special tools, dan materi ajar.
(bgs/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer