Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), secara keseluruhan penjualan motor nasional pada Maret 2016 mencapai 563.341 unit atau mengalami pertumbuhan 7,3%.
Sepeda motor Honda mencatatkan pertumbuhan yang jauh lebih tinggi dari pasar yaitu 21,4% dibandingkan bulan sebelumnya dengan total penjualan 440.171 unit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di tengah kondisi pasar yang belum begitu stabil, Honda mampu bertahan dengan mencatatkan penjualan positif dibandingkan bulan sebelumnya. Kami berharap peningkatan ini menjadi awal dari rebound-nya pasar motor nasional," ujar General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya di Jakarta, Rabu (13/4/2016).
Lonjakan pangsa pasar ini tercipta dari pertumbuhan signifikan model skutik yang bulan lalu terjual 377.274 unit atau 82,7% pangsa pasar di segmen skutik nasional. Di segmen ini Honda BeAT eSP series menyumbangkan penjualan terbanyak yaitu 193.147 unit, diikuti oleh Honda Vario eSP series 140.054 unit, Honda Scoopy eSP sebanyak 42.778 unit, Honda Spacy 686 unit, dan Honda PCX 608 unit. Pada segmen ini sepeda motor Big Bike Honda NM4 Vultus terjual satu unit.
Sementara itu sepeda motor bebek Honda bulan lalu mencatatkan penjualan sebesar 42.399 unit dengan pangsa pasar 73,6% di segmen bebek nasional. Pada segmen ini Honda Revo series memberikan kontribusi terbanyak yaitu 19.331 unit, Honda Supra series 16.359 unit, Honda Sonic 150R 3.899 unit dan Honda Blade 2.810 unit.
Keperkasaan Honda di tanah air ini sempat menimbulkan kecurigaan kalau Honda melakukan monopoli. Namun hal ini dibantah langsung oleh Wakil Presiden PT Astra Honda Motor (AHM), Johannes Loman.
"Ini bukan monopoli. Kalau monopoli kan ada proteksinya. Tapi di sini kami (AHM) benar-benar berjualan secara sehat. Tidak sama sekali karena semuanya berjalan alamiah saja. Kami sama sekali tidak sengaja atau memiliki niat untuk melakukan monopoli. Kammi punya brand yang bagus sehingga masyarakat akan jauh lebih percaya kepada produk kami dan hasilnya seperti ini," kata Johannes saat berbincang dengan detikOto beberapa waktu lalu.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Populasi Meningkat, Muncul Usulan Mobil Listrik Kena Pajak Tahunan