Mereka yaitu Kiki Hadiansyah (17) dari Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), M Ramdhani (16) dari jur TKR, Ardi Indirwan (17) dari Jurusan TKR, Rizal M Ramadhan (16) dari Jurusan TKR, M yakin (15) dari Jurusan Teknik Mesin Industri dan Sri Setyo Hastomo (17) dari Jurusan TKR.
Bermula dari 3 bulan lalu, saat mereka mendapatkan mesin yang merupakan hadiah. Siswa-siswa kelas XI ini kemudian berdiskusi untuk membuat sebuah kendaraan dari mesin motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama 3 bulan, mereka mengerjakan mobil ini mulai dari perencanaan, desain hingga pembuatan body sendiri. Tak jarang mereka menemui kesulitan seperti saat membuat rangka untuk dudukan roda. Sama halnya dengan pembuatan prototipe lainnya, mereka pun harus berhadapan dengan trial dan error.
Sky Jeep V150 ini ini tampilannya mirip dengan Jeep Willys namun dalam ukurang yang lebih kecil. Hanya ada satu kursi panjang melintang di belakang kemudi yang dapat ditumpangi oleh 2 orang penumpang. Di bagian belakang kursi terdapat ruang kosong yang bisa digunakan sebagai bagasi.
Sistem kemudi sama dengan mobil pada umumnya, gas, rem kopling, serta tuas dua tuas untuk pengaturan gigi serta tuas untuk maju dan mundur. "Meskipun menggunakan mesin motor, tapi mobil Sky Jeep ini bisa bergerak mundur karena kami sudah menambahkan komponen dan memodifikasinya," tuturnya.
Kapasitas bahan bakar, Sky Jeep V150 ini menggunakan tangki 3,7 liter, bukan tangki 12 liter seperti yang digunakan oleh motor V-Ixion. Alasannya, supaya body tidak terlalu besar.
"Tapi kami belum menghitung berapa KM kemampuan mobil ini dengan bahan bakar full," kata Kiki.
Komponen mobil lainnya seperti lampu-lampu, spion dan lainnya juga terpasang lengkap. Mobil pun sudah dipamerkan dalam ajang Air Show yang dilaksanakan di Lanud Husein Sastranegara pada 10-13 September 2015.
"Di sana mobil ini dipakai keliling-keliling. Bahkan sampai dinaiki 10 orang anak-anak juga kuat," ungkapnya.
Para siswa ini mengaku bangga bisa membuat mobil jeep ini dan berharap mobil ini bisa digunakan oleh masyarakat luas. "Inginnya sih dipakai di tempat-tempat wisata," harap mereka.
(tya/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun