Punya 1 Avanza dan 1 BYD Atto 1, Segini Bayar Pajaknya Tiap Tahun

Punya 1 Avanza dan 1 BYD Atto 1, Segini Bayar Pajaknya Tiap Tahun

Dina Rayanti - detikOto
Senin, 20 Jul 2026 11:22 WIB
Perbedaan Toyota Avanza dan Veloz
Toyota Avanza. Foto: Dok.Toyota Astra Motor
Jakarta -

Punya satu Avanza dan satu BYD Atto 1 kena pajak berapa per tahun? Berikut ini hitungannya.

Pajak progresif berlaku di Jakarta. Makin banyak jumlah kendaraan yang dimiliki untuk jenis yang sama, maka pajaknya juga makin mahal. Contohnya bila memiliki dua mobil maka berlaku tarif progresif. Tapi bagaimana jika yang dimiliki satu mobil bermesin konvensional dan satu lagi adalah mobil listrik? Jawabannya tetap dikenai pajak progresif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip laman Bapenda Jakarta, kendaraan listrik masuk dalam hitungan urutan kepemilikan progresif. Namun demikian, saat ini Pemprov DKI Jakarta masih memberikan insentif untuk kendaraan listrik. Jadi PKB-nya masih dibebaskan alias gratis.

BYD Atto 1BYD Atto 1 Foto: Dok. BYD Motor Indonesia

Jadi, meski kena hitungan progresif, pajak mobil listrik kepemilikan kedua masih nol. Sebagai contoh bila mobil pertama yang dimiliki berjenis Toyota Avanza 1.5 G CVT, maka hitungan pajaknya sebagai berikut.

ADVERTISEMENT

Pajak Avanza Kepemilikan Pertama

  • PKB= DP PKB x tarif PKB
    = Rp 225,75 juta x 2 %
    = Rp 4,515 juta
  • Pajak tahunan= PKB + SWDKLLJ
    = Rp 4,515 juta + Rp 143 ribu
    = Rp 4,658 juta

Selanjutnya mobil kedua berupa BYD Atto 1 STD, maka hitungan pajaknya berikut ini

Pajak BYD Atto 1 Kepemilikan Kedua

  • PKB= DP PKB x tarif progresif x insentif kendaraan listrik
    = Rp 240,45 juta x 3% x 0
    = Rp 0
  • Pajak tahunan: PKB + SWDKLLJ
    = Rp 0 + Rp 143 ribu
    = RP 143 ribu

Dengan demikian secara total pajak yang dibayarkan untuk kedua mobil itu sebesar Rp 4,801 juta. Lain halnya bila Avanza yang terdaftar sebagai kendaraan kedua namun BYD Atto 1 sebagai kendaraan pertama. Pajaknya jadi lebih tinggi. Simak simulasi hitungannya berikut ini.

Pajak BYD Atto 1 Kepemilikan Pertama

  • PKB= DP PKB x tarif progresif x insentif kendaraan listrik
    = Rp 240,45 juta x 2% x 0
    = Rp 0
  • Pajak tahunan= PKB + SWDKLLJ
    = Rp 0 + Rp 143 ribu
    = RP 143 ribu

Pajak Avanza kepemilikan kedua

  • PKB= DP PKB x tarif PKB
    = Rp 225,75 juta x 3 %
    = Rp 6.772.500
  • Pajak tahunan= PKB + SWDKLLJ
    = Rp 6.772.500 + Rp 143 ribu
    = Rp 6.915.500

Per tahun, pajak BYD Atto 1 kepemilikan pertama dan Avanza kepemilikan kedua itu sebesar Rp 7,058 juta. Perlu dicatat, hitungan pajak di atas berlaku untuk wilayah DKI Jakarta. Sebab, tarif pajak di daerah lainnya bisa jadi berbeda. Tarif pajak di atas juga berlaku selama insentif kendaraan listrik masih ada. Bila nanti insentif dicabut, maka hitungan pajak akan berlaku seperti biasa.



(dry/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads