Menurut Honda, seperti dilansir Autoevolution, Kamis (30/7/2015), saat perakitan saklar starter relay, kemungkinan ada seal yang dipasang dengan tidak benar. Dalam kasus tertentu, hal itu bisa menyebabkan peningkatan resistensi di sekering utama motor sehingga terdapat gangguan arus antara baterai dan sistem listrik.
Jika aliran arus berhenti, motor tidak bisa distarter lagi. Atau, kalau motor dalam kondisi berjalan, mesin bisa stall sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Model yang terkena dampak penarikan ini adalah dari jajaran motor Shadow, CTX, Fury, CRF, CB, CBR, dan NC. Motor yang ditarik adalah model tahun 2014, 2015 dan 2016.
Empat dari 33 model moge yang ditarik baru saja diboyong ke Indonesia oleh PT Astra Honda Motor (AHM). Keempatnya adalah NM4 Vultus, CBR650F, CB500F, CB500X.
Namun, dari 33 jenis moge yang ditarik, model tahun 2016 (yang diproduksi tahun 2015) hanya NM4 Vultus. Artinya, 32 moge lain yang terkena dampak adalah model tahun 2014 dan 2015.
Tidak disebutkan negara mana saja yang terkena dampak penarikan ini. Namun, konsumen pemilik moge Honda tersebut disarankan untuk menghubungi diler Honda. Pihak Honda akan memeriksa saklar starter relay dan menggantinya jika diperlukan.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Sekarang Dijual Rp 16.250/Liter, Ternyata Harga Asli Pertamax Segini
Ada Demo BEM UI di Bundaran HI Hari Ini, Catat Rute Alternatifnya
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina