Seperti dilaporkan Bernama, Rabu (15/7/2015), Presiden Asosiasi Konsumen Penang, SM Mohamed Idris mengatakan, alasan di balik permintaan ini adalah karena pengendara sepeda motor merupakan pengguna jalan yang paling rentan.
"Setiap tahun, ada rata-rata 465.000 kecelakaan di jalan yang mengakibatkan hampir 7.000 kematian. Dan 60 persen atau 4.200 kematian disumbangkan oleh pengendara sepeda motor, dengan 40 persen dari mereka berusia antara 16 dan 25 tahun," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan, sepeda motor adalah mesin pembunuh dan pengendaranya 17 kali lebih rentan mengalami kecelakaan daripada mobil karena desain kendaraan roda duanya. Idris menambahkan, orangtua yang membiarkan anak-anak mereka naik sepeda motor tanpa lisensi juga menjadi masalah besar.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun