'Ini Masa yang Sulit untuk Roda Dua'

'Ini Masa yang Sulit untuk Roda Dua'

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Selasa, 23 Jun 2015 15:21 WIB
Ini Masa yang Sulit untuk Roda Dua
Jakarta - Penjualan motor tengah berada pada peride yang sulit. Pada periode Januari-Mei 2015 ‎tercatat 2.599.448 unit atau turun 24,7% dibandingkan dengan penjualan pada periode yang sama tahun lalu sebesar 3.451.377 unit.

General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya pasar semakin melemah akibat menurunnya daya beli masyarakat.

"Ini merupakan masa yang sulit bagi industri otomotif khususnya sepeda motor. Kami harus mahir melihat peluang dan membaca kebutuhan masyarakat,” ujarnya di Jakarta, Selasa (23/6/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun di tengah melemahnya pasar, AHM tetap optimistis. Apalagi dengan fakta, skuter mereka seperti Scoopy tetap laris.

Hal ini terlihat dari penjualannya yang tumbuh hingga 8,5% dalam 5 bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Selama 5 bulan pertama 2015, Scoopy terjual dengan angka penjualan 125.697 unit, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2014 yang hanya 115.849 unit.

Permintaan Scoopy makin naik setelah kemunculan All New Honda Scoopy eSP yang telah mengaplikasikan Honda Smart Technology dengan beragam fitur terbaik di kelasnya.

“Adanya pertumbuhan terhadap penjualan Honda Scoopy merupakan salah satu respon positif terhadap produk All New Honda Scoopy eSP yang baru saja kami luncurkan,” ujarnya.

All New Honda Scoopy eSP mengaplikasikan eSP (Enhance Smart Power) pada mesin 110cc terbarunya, sehingga mampu memaksimalkan pembakaran secara efisien dan meminimasi gesekan. Teknologi eSP terintegrasi dengan ACG Starter untuk menghidupkan mesin lebih halus tanpa suara, serta menjadi dasar pengaplikasian fitur canggih Idling Stop System (ISS).

Dengan disematkannya rangkaian teknologi terbaik pada Honda Smart Technology, New Honda Scoopy eSP menyuguhkan performa yang lebih baik. Akselerasinya lebih baik dari generasi sebelumnya menjadi 12,98 detik pada jarak 0-200 m dengan top speed hingga 91,6 km/jam.

Konsumsi bahan bakarnya menjadi semakin irit di kelasnya yaitu 61,9 km/liter (metode ECE R40) dengan mengaktifkan fitur Idling Stop System (ISS).

Bahkan pada touring Honda AT Smart Adventure Jawa-Madura-Bali-Lombok yang digelar bulan lalu, model ini mampu mencatatkan konsumsi BBM hingga 70,5 km/liter yang dicapai pada jalur Probolinggo – Jember, Jawa Timur.

(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads