βHarapan kami memang pada semester kedua pasar kembali bergairah. Tapi untuk menggairahkannnya tentu kondisi ekonomi riil juga harus bergerak, sehingga dua langkah dorongan dari pemerintah dan swasta diperlukan,β tutur Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Sigit Kumala saat dihubungi di Jakarta, Selasa (12/5/2015).
Setidaknya ada dua hal yang diharapkan industri. Pertama, anggaran pembangunan sektor infrastruktur oleh lembaga pemerintah segera dicairkan. Dengan demikian, akan terjadi geliat di sektor rill sebagai akibat permintaan oleh kegiatan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, pemerintah diharapkan memberikan stimulus bagi sektor swasta yang pada saat yang sama juga akan menggelontorkan anggaran untuk kegiatan mereka. Maklum, dengan kondisi nilai tukar rupiah yang masih rawan melemah dan tingkat inflasi yang tinggi, kalangan swasta juga dilema untuk memulai proyek mereka.
Pada satu sisi, jika proyek tak segera dimulai mereka akan menanggung biaya lain, antara lain bungan pinjaman, asuransi dan tenggat program yang telah ditetapkan. Namun di sisi lain, masih menghadapi situasi yang masih sulit.
βKarena itu stimulus diperlukan. Misalnya fiskal, atau kemudahan perizinan, dan lain-lain,β ucap Sigit.
Dengan bergeraknya proyek pemerintah maupun swasta maka permintaan barang dan jasa akan terjadi. Lebih dari itu penyerapan tenaga kerja juga akan muncul. Walhasil ekonomi tumbuh. Kondisi ini diharapkan bisa membawa dampak postif ke sektor otomotif, yakni pasar kembali bergairah.
Data AISI menunjukan, sepanjang Januari β April lalu penjualan motor di Tanah Air sebanyak 2.185.299 unit. Padahal sepanjang periode yang sama tahun lalu penjualan telah mencapai 2.719.654 unit.
Masih melempemnya pasar kendaraan roda dua ini diyakini karena masih lemahnya daya beli masyarakat. Harga kebutruhan pokok yang terkerek, di tengah merosotnya harga komoditas dan melesetnya jadwal panen ditengarai ikut memicu melemahnya daya beli tersebut.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...