Pernyataan pabrikan itu seperti dilansir laman CNN, Ahad (28/09/2014) menyebutkan, kerusakkan pada kopiling itu bisa memicu kecelakaan. "Sistem hidrolis kopling tidak bekerja dengan baik, sehingga (posisi) kopling tidak bisa kembali seperti semula. Akibatnya pengendara (motor) bisa (mengalami) kecelakaan," tutur Jurubicara Harley-Davidson, Maripat Blankenheim.
Dia mengatakan, perusahaan telah menerima laporan telah terjadi 19 kali kecelakaan terkait masalah tersebut. "Tetapi tidak ada (korban) cedera dalam peristiwa itu. Kecelakaan itu terjadi selama pengujian keamanan (dari varian touring yang diuji) oleh perusahaan," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Oktober tahun lalu, pabrikan ini juga menarik 2.014 unit varian touring. Penyebabnya, juga sama dengan yang terjadi saat ini, yakni kopling.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!