Motorcycle Specialist BMW Motorrad Indonesia Saparuddin Taher menjelaskan kalau sebenarnya standar bahan bakar untuk motor-motor BMW adalah bensin beroktan 95.
Ini tentu menyulitkan karena masih banyak daerah pelosok yang belum menyediakan bensin, misalnya sekelas Pertamax Plus atau bensin dari Total dan Shell.
Hal ini tentu bakal menyulitkan. Sebab, salah satu tulang punggung BMW adalah varian GS yang notabene merupakan motor para petualang yang suka ke berbagai daerah terpencil.
"Untungnya pabrik BMW cukup asyik. Ketika kita pesan dia tanya, Indonesia mau di-setting RON berapa, kita minta 91. Jadi motor BMW bisa minum bensin sekelas Pertamax," ujarnya.
"Dengan itu pula, dalam keadaan darurat, misalnya pengguna GS kehabisan bensin di daerah kecil, dia juga bisa pakai premium untuk sementara tanpa ada masalah," jelasnya di Denpasar.
Showroom pertama BMW Motorrad sendiri ada di Jl. By Pass Ngurah Rai No. 3, Simpang Dewa Ruci, Kuta, Bali yang baru saja di buka. Di tempat ini, konsumen bisa mendapatkan layanan 3S (sales, service, sparepart).
Tidak hanya di Bali, untuk Sumatera, showroom BMW Motorrad ada di kota Medan. Sementara untuk di pulau Jawa, Semarang dan Bandung menjadi tempat persinggahan BMW Motorrad dengan tentu saja, ibukota Jakarta juga ada. Untuk Sulawesi, BMW Motorrad mulai merambah Makassar.
"Kita tidak mengotak-atik. Ini murni yang settingan pabrik BMW langsung karena untuk urusan standar BMW Motorrad sangat ketat," lugasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?