"Kalau itu naik, harga motor bisa naik karena cost produksi naik untuk biaya gaji. Itu sepertinya bakal terjadi sama semua merek," ujar Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales Kazumasa Watanabe di Jakarta, Jumat (6/9/2013).
Faktor lain seperti pelemahan rupiah dan kenaikan pajak tidak terlalu bermasalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk kenaikan BI rate hingga 7 persen yang akan berpengaruh dengan meningkatnya bunga bank untuk kredit, termasuk kredit kendaraan, dirasa Watanabe juga tidak akan terlalu terasa.
"Kalau bunga bank naik, leasing pasti terpengaruh karena mereka kan pinjam uang dari bank. Kalau sudah begitu mereka pasti menaikkan bunga kredit juga ke konsumen. Tapi karena bunga kredit dirasakan konsumen belakangan, maka tidak akan terlalu diperhatikan," jelas Watanabe.
"Beda halnya kalau DP (down payment) dinaikkan, seperti waktu itu. Itu pengaruhnya lebih besar lagi," lugasnya.
Begitu juga dengan rencana kenaikan pajak barang mewah (PPnBM), itu juga tidak akan terlalu terasa karena motor Suzuki saat ini berkapasitas mesin kecil yang pajaknya tidak besar.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta