Alat itu disebut Diagnostic Tools for Fuel Injection System yang gunanya memperbaiki mesin injeksi motor dan mendiagnosa kerusakan sensor pada sistem injeksi. Dan yang mulai dipasarkan adalah HiDS HD-30 khusus untuk sepeda motor Honda.
Menanggapi hal itu Technical Training Senior Manager PT Astra Honda Motor (AHM) Handy Hariko mengatakan tidak apa-apa alat itu dijual bebas malah bagus karena mempermudah pengguna sepeda motor khususnya Honda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alat HiDS yang dijual bebas itu mampu berkomunikasi dengan Engine Control Module (ECM) dan menampilkan data-data berupa sinyal dari ECM pada layar peraga.
Data-data yang dapat ditampilkan di antaranya adalah data kesalahan sensor yang terdeteksi ECM, baik data kesalahan yang sudah terjadi dan tersimpan dalam memori ECM, atau data sedang terjadi yang terdeteksi ECM. Data-data tersebut akan ditampilkan pada layar peraga HiDS dengan menggunakan Bahasa Indonesia sehingga mudah dimengerti dan informatif.
HiDS juga memiliki fasilitas untuk melakukan reset atau menghapus data-data kesalahan yang tersimpan di ECM dengan amat mudah. Selain itu, HiDS memiliki kemampuan untuk menampilkan data-data saat sepeda motor dalam kondisi stasioner, fungsinya untuk melihat kinerja semua komponen injeksi dalam kondisi mesin hidup.
"Selagi itu positif kami tidak merasa dirugikan. Pengguna motor Honda jadi lebih mudah," tuntasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?