Data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia, hingga tiga bulan pertama 2012, skutik mampu mendominasi penjualan dengan angka penjualan mencapai 1.056.199 motor atau sekitar 54,16 persen dari total penjualan motor keseluruhan di triwulan pertama 2012 yang mencapai 1.950.047 motor.
Sementara motor bebek yang dahulu menjadi raja di pasar motor nusantara di tiga bulan pertama 2012 hanya mampu terjual hingga 712.170 motor atau hanya 36,52 persen. Dominasi bebek pun seolah makin runtuh saja.
Di lain pihak, motor sport tampak berkembang setelah di triwulan pertama 2012 mampu mencetak persentase penjualan hingga 9,32 persen atau sekitar 181.678 motor.
Skutik sendiri memang sudah bagaikan kacang goreng dan sudah sejak beberapa tahun lalu terus mengalami tren peningkatan penjualan dan perlahan-lahan mulai mengerus dominasi bebek.
Bila di tahun 2003 skutik yang hanya diisi oleh Vespa, Piaggio dan Kymco hanya berhasil meraih 0,2 persen pangsa pasar. Angka itu meningkat di tahun 2004 dan 2005 ketika Yamaha ikut main di segmen ini dengan menghadirkan Mio. Meski begitu persentase skutik di pasar motor nasional masih berkisar di angka 1 persen saja.
Perlahan namun pasti semua pabrikan pun mulai tertarik bermain di segmen ini. Honda dan Suzuki mulai mengeluarkan amunisinya. Tak ayal pasar pun berkembang hingga ke angka 8,4 persen di tahun 2006 dan melesat hingga 18,4 persen di tahun 2007.
Pertumbuhan tersebut termasuk fantastis. Sebab di tahun 2006 silam, skutik yang masih dianggap 'anak bawang' berhasil membukukan penjualan sebesar 373.186 unit dengan market share sebanyak 8,4 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertumbuhan tersebut tidak lantas melemah, karena di tahun berikutnya, penjualan skutik ternyata semakin menggila dengan perolehan 26 persen dari total pasar motor di tahun 2008 dan meningkat kembali menjadi 38 persen di tahun 2009.
Di tahun 2010 skutik berhasil memepet dominasi motor bebek. Ketika penutupan penjualan 2010 di akhir Desember terlihat selisih penjualan antara motor bebek dan skutik makin lama makin menipis dan di tahun 2010 selisih dua model motor ini hanya sekitar 1,7 persen.
Di tahun 2010 lalu motor matik meraih penjualan sebesar 3.376.536 unit atau 45,64 persen, beda tipis dengan motor bebek yang penjualannya berada di angka 3.503.298 unit 47,35 persen.
Dan puncaknya, di 2011 skutik akhirnya berhasil menjungkalkan motor jenis bebek dari singgasana yang sejak lama mereka duduki setelah mencetak penjualan 4.150.614 unit dengan persentase 51,60 persen dari total motor yang terjual di 2011 yakni 8.043.535 unit.
Tahun lalu, motor bebek hanya terjual 40,35 persen di angka 3.245.597 unit, disusul motor sport yang terjual sebanyak 647.324 unit dengan persentase 8,05 persen.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas