Dengan begitu, fitur ABS pada motor sport nampaknya tidak akan menjadi barang langka di Indonesia setelah Honda CBR250R mempeloporinya di motor sport bermesin kecil.
"Rencananya kita akan masukkan," ujar sumber di PT TVS Motor Company Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motor ini sendiri adalah motor India pertama yang menggunakan piranti ABS. ABS yang digunakan TVS Apache RTR 180 dikembangkan bersama Continental. Yang juga dilengkapi dengan fitur Rear-wheel Lift-off Protection. RLP ini berguna untuk memonitor gerak roda belakang ketika pengereman berlangsung dan akan menjaga motor dari kemungkinan ban belakang terangkat ketika pengereman.
Ini berguna untuk memastikan bahwa pengendara mendapatkan pengalaman pengereman paling nyaman saat naik Apache. Bila tidak ingin menggunakan fitur ABS, TVS Apache RTR 180 ini juga sudah menyiapkan tombol 'off ABS' yang ditempatkan di dekat stang.
Dengan teknologi ABS yang diterapkan pada Apache tersebut, motor India ini diklaim bisa mencegah sliding dan membantu efektifitas pengereman, terutama dalam kondisi jalan basah dan berlumpur serta membuat motor dapat menikung lebih tajam dan lebih pendek.
"Rencana masuknya di kuartal 2," tutup sang sumber.
Latih Siswa SMK
Keterampilan siswa SMK kini menjadi sorotan banyak pihak setelah berhasil merakit mobil bernama Esemka. Di roda dua, kemampuan siswa SMK pun sudah tergolong lincah ketika berhasil merakit motor bernama Auriga. Nah, untuk menambah kemampuan tersebut, produsen motor TVS pun memberi pelatihan tambahan untuk ribuan siswa SMK di Indonesia.
PT TVS Motor Company Indonesia yang menjadi produsen motor TVS mengatakan bahwa siswa SMK yang belajar di bidang otomotif kini sudah memiliki kemampuan yang mumpuni untuk masuk ke dunia kerja dan industri. Terlebih setelah mereka memberi pelatihan kepada lebih dari 8.000 siswa SMK tersebut.
Pelatihan tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2009 di 12 propinsi di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi sebagai wujud kepedulian TVS terhadap anak-anak muda Indonesia tersebut.
Oleh TVS, para siswa SMK mendapatkan pelatihan dasar sebagai mekanik roda dua, di mana pelatihan tersebut mencakupi pengetahuan umum teknologi sepeda motor, teknis dasar servis sepeda motor, aplikasi penggunaan alat ukur, manajemen suku cadang hingga pelatihan alat-alat bengkel dan penerapannya.
"Pelatihan keterampilan mekanik untuk para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ini merupakan kerjasama sinergis antara industri roda dua dan dunia pendidikan," kata Presiden Direktur PT TVS Motor Company Indonesia BLP.Simha dalam keterangan resminya.
"Dengan melengkapi mereka keterampilan dan pengetahuan, menyiapkan anak bangsa menghadapi tantangan di masa depan," tambahnya.
"Sejak awal memulai bisnisnya di industri roda dua di Indonesia, PT TVS Motor Company Indonesia telah berkomitmen melalui wujud kepeduliannya di bidang pendidikan. Karena pendidikan merupakan tulang punggung dari pengembangan masyarakat. Selain pelatihan keterampilan mekanik yang dilakukan sejak 2009, PT TVS Motor Company Indonesia juga menyediakan mesin dan sepeda motor TVS ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk digunakan dalam kelas praktek," timpal Darmady Tjuatja, Chief Operating Officer PT TVS Motor Company Indonesia.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas