Secara teknis motor yang digunakan para pembalap di lintasan PON nanti adalah motor standar.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan hari ini antara Yamaha dan Pengurus Besar (PB) PON di Jakarta, Kamis (5 Januari 2012). Bertempat di DDS Yamaha Jakarta, penandatanganan MoU ini juga mempertegas komitmen Yamaha dalam mendukung kemajuan olah raga nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Partisipasi Yamaha dalam penyelenggaraan PON XVIII/2012 melalui cabang olah raga balap motor merupakan lanjutan dukungan sebagai sponsor kualifikasi PON yang sebelumnya sukses digelar di sirkuit Sentul, 25-26 November 2011.
Dari hasil kualifikasi tersebut, sebanyak 23 pembalap di kelas perseorangan dan 15 pembalap di kelas beregu lolos untuk berpartisipasi di PON yang akan berlangsung di Riau.
Untuk kelas beregu, 15 pembalap yang dimaksud adalah 15 pembalap teratas dari 23 nama pembalap (pada list kelas Βperseorangan) dengan melihat asal pengprov mereka. Empat emas diperebutkan dari kelas 115 cc perseorangan dan beregu dan 125 cc perseorangan dan beregu.
"DNA kental Yamaha terhadap sport menjadi dasar penguat Yamaha mendukung penyelenggaraan PON 2012 khususnya untuk cabang olah raga balap motor. Kami ingin ikut menyukseskan pelaksanaan PON dengan kontribusi melalui motor Yamaha yang dikenal baik kecepatannya tak terkalahkan dan sangat sesuai untuk membalap dalam kompetisi di lintasan sirkuit," papar Presiden Direktur Yamaha Indonesia, Dyonisius Beti dalam siaran pers, Kamis (5/1/2012).
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih