Presiden Direktur PT Astra Honda Motor (AHM), Yusuke Hori menjelaskan kalau krisis yang saat ini tengah melanda Eropa akan sedikit mempengaruhi pertumbuhan penjualan motor yang ada di Indonesia.
"Kekhawatiran pasar terhadap krisis Eropa sedikit banyak akan berpengaruh di Indonesia. Saya perkirakan kalau kita kena dampak krisis Eropa yang besar maka kemungkinan akan ada 8,4 juta motor yang terjual," ungkap Hori.
"Tapi kalau dampak krisis Eropa terhadap pasar Indonesia kecil, maka pasar motor kita akan bisa sampai Rp 8,7 juta," tambahnya.
Dari angka itu, Honda menurut Hori menargetkan market share hingga 55 persen, naik dari target tahun ini yang berada di angka 53 persen.
"Kalau krisis (Eropa) mempengaruhi, Honda akan jual 4,6 juta unit, kalau pengaruhnya kecil bisa sampai 4,8 juta unit," lugasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Angka 4,3 juta unit itu kalau kita bekerja normal, kalau di tambah overtime, tiap bulan kita bisa produksi 400 ribu unit. Kalau 400 ribu dikali 12 bulan, per tahunnya kita sebenarnya bisa produksi 4,8 juta unit," papar Hori.
Sementara ketika berbicara mengenai penjualan Honda tahun ini, Hori menjelaskan kalau penjualan Honda tetap mendominasi.
"Penjualan kita bulan lalu mencapai 415 ribu, pangsa pasarnya 58 persen. Itu pangsa pasar tertinggi dalam 10 tahun terakhir," imbuh Hori.
"Dan dari Januari sampai Oktober penjualan kita mencapai 3,6 juta unit. Itu sudah melewati total penjualan di 2010. Pertumbuhan kita mencapai 24,6 persen dengan 52 perse pangsa pasar saat ini, mendekati target pangsa pasar 53 persen. Sampai akhir tahun, kita yakin bisa mencapai target itu," pungkasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Haram Dilakukan saat Ujian Praktik SIM C, Sepele tapi Bikin Auto Gagal
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026