Suzuki Escudo Super Ceper

Suzuki Escudo Super Ceper

- detikOto
Kamis, 15 Jul 2010 12:31 WIB
Suzuki Escudo Super Ceper
Palembang - Anda mungkin akan langsung bertanya-tanya ketika melihat mobil yang satu ini. Tingginya tak lebih dari satu setengah meter, dan sepertinya sangat dekat dengan aspal. Bahkan sepatu pun tidak bisa masuk ke kolong Suzuki Escudo lansiran tahun 1995 ini.

Ya, pemiliknya M Firdaus, memang sengaja merebahkan serendah mungkin Escudo miliknya, sehingga jarak bodi paling bawah ke aspal pun tidak lebih dari 2 cm saja. Wah, apa bisa diajak jalan ya? Apalagi jalanan Indonesia kan kebanyakan bergelombang.

"Yah, namanya juga mobil kontes mas," begitu alasan M Firdaus, ketika berbincang dengan detikOto, di Palembang Square, awal pekan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi, memang dari jauh pun, meskipun kelir coklat pada bodinya tidak semencolok merah atau kuning, Escudo ini tetap menarik perhatian untuk didekati dan dipandangi dari dekat, tentunya dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak habis tentang mobil ini.

Pertama, Firdauz mengatakan telah memotong bagian atasnya sebanyak 15 cm. Juga bagian bawah, pangkasannya lebih ekstrem, yakni kira-kira setengah meter, sehingga tampilan Escudo miliknya menjadi lebih gepeng, namun tetap mempertahankan estetika tentunya.

Setelah itu, agar lebih menarik perhatian, bagian atapnya diganti dengan kaca setebal 2 cm, sehingga bisa dipastikan bila berpapasan dengan mobil tinggi, penumpang di dalam Escudo milik Firdauz ini bisa terlihat dari luar bagian atas.

Firdauz juga menggusur kedua pintu bagian belakang, sehingga kini Escudo coklat miliknya sudah berjenis coupe dua pintu. Begitu juga dua kursi belakang yang ikut kena gusur karena harus digantikan dengan seperangkat audio, sehingga kini kapasitas penumpangnya jadi lebih efisien karena hanya dua tempat duduk.

Agar lebih terlihat eksentrik, maka pelek kroom berdiameter 22 inci, yang dibuat amblas ke dalam spakboard. "Tapi sekali-kali tetap diajak jalan-jalan kok mobil ini," pungkas Firdauz.

Untuk pengerjaannya, Firdauz sampai membawa mobilnya ke Tasikmalaya, untuk digarap bersama-sama komunitas Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) selama 4 bulan. Tapi biaya yang dikeluarkan tidak sampai menguras kantung ternyata, yakni hanya sekitar Rp 40 jutaan.
(bgj/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads