Ya, pemiliknya M Firdaus, memang sengaja merebahkan serendah mungkin Escudo miliknya, sehingga jarak bodi paling bawah ke aspal pun tidak lebih dari 2 cm saja. Wah, apa bisa diajak jalan ya? Apalagi jalanan Indonesia kan kebanyakan bergelombang.
"Yah, namanya juga mobil kontes mas," begitu alasan M Firdaus, ketika berbincang dengan detikOto, di Palembang Square, awal pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama, Firdauz mengatakan telah memotong bagian atasnya sebanyak 15 cm. Juga bagian bawah, pangkasannya lebih ekstrem, yakni kira-kira setengah meter, sehingga tampilan Escudo miliknya menjadi lebih gepeng, namun tetap mempertahankan estetika tentunya.
Setelah itu, agar lebih menarik perhatian, bagian atapnya diganti dengan kaca setebal 2 cm, sehingga bisa dipastikan bila berpapasan dengan mobil tinggi, penumpang di dalam Escudo milik Firdauz ini bisa terlihat dari luar bagian atas.
Firdauz juga menggusur kedua pintu bagian belakang, sehingga kini Escudo coklat miliknya sudah berjenis coupe dua pintu. Begitu juga dua kursi belakang yang ikut kena gusur karena harus digantikan dengan seperangkat audio, sehingga kini kapasitas penumpangnya jadi lebih efisien karena hanya dua tempat duduk.
Agar lebih terlihat eksentrik, maka pelek kroom berdiameter 22 inci, yang dibuat amblas ke dalam spakboard. "Tapi sekali-kali tetap diajak jalan-jalan kok mobil ini," pungkas Firdauz.
Untuk pengerjaannya, Firdauz sampai membawa mobilnya ke Tasikmalaya, untuk digarap bersama-sama komunitas Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) selama 4 bulan. Tapi biaya yang dikeluarkan tidak sampai menguras kantung ternyata, yakni hanya sekitar Rp 40 jutaan.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas