"Aku suka yang unik, jadi iseng-iseng aja ini motor ditambah sana tambah sini," ujarnya ketika berbincang dengan detikOto, akhir pekan lalu.
Kebetulan, semua keinginannya tersebut selalu diladeni oleh Batavia Motor Custom, sebuah bengkel modifikasi di kawasan Cawang, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Headlamp CBR, dicomot untuk disematkan pada Mio ini. Semakin ke bawah, justru semakin gagah, dengan pengaplikasian ban tapak lebar dengan velg custom. Uniknya, plat nomor diletakan di depan spakboard.
Liya tidak mau akselarasi motornya terasa berat ketika memacu matic kesayangannya ini, karenanya secara egois, jok hanya diperuntukan bagi satu orang saja atau single seater.
"Sendiri aja kadang masih terasa berat, apalagi kalau boncengan," akunya.
Bagaimana tidak berat, tiga buah box lengkap di belakang, serta sisi kanan-kiri motor dibopong oleh bodi imut Mio ini. Belum lagi kaki belakang yang juga sudah gambot, juga dengan velg custom.
Gemar mengubah bodi tidak berhenti sampai di situ, knalpot pun diungkapkan Liya turut terkena jamahan tangan, sehingga bentuknya tidak lagi bulat, tapi segi lima.
Konfigurasi knalpot tersebut, masih mumpuni untuk menyalurkan gas buang dari mesin yang sudah di bore up menjadi 180 cc, demi semua perubahan yang menghabiskan dana sampai 17 juta tersebut.
Tak lupa, Liya pun menempeli gambar-gambar tengkorak pada beberapa bagian bodi motornya, namun bukan untuk menakut-nakuti.
"Ngga tau, aku suka sama gambar-gambar tengkorak, tidak hanya di motor, di bass juga," ujar Liya yang juga berprofesi sebagai pemain band, sebagai bassis. Motor Liya pun makin keren buat menemani ketika harus ngeband dimana-mana. (bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Haram Dilakukan saat Ujian Praktik SIM C, Sepele tapi Bikin Auto Gagal
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun