Bermain dengan imajinasi memang Akhmad Tamzis Hudi jagonya. Buktinya motor Honda Grand Astrea 1995 miliknya eh milik orangtuanya ia sulap menjadi revolusi bebek Supra."Berawal dari impian sejak SD untuk memodififikasi motor, akhirnya kesampaian juga waktu udah kerja. Yah walaupun motor masih berstatus milik orang tua, tapi sudah mendapatkan restu dari ortu untuk diacak-acak," ujar Akhmad lewat surat yang dikirimkan kepada detikOto, Rabu (11/2/09).
Torehan Akhmad pada motor Honda Grand Astrea 1995 memang tergolong unik. Meskipun unik, Akhmad tetap pede memainkan ide kreatifnya untuk mewujudkan impiannya untuk menjadikan tampilan Honda Grand 1995 yang terkesan "jadul" alias jaman dulu menjadi motor sport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahap awal, baju kepunyaan Grand Astrea ia lucuti dan sebagai penggantinya baju Honda Supra beserta sayapnya ia kenakan pada rangka bodi astrea miliknya. "Tidak ada kesulitan yang berarti pada tahap ini, hanya menyesuaikan ikatan bodi pada rangka motornya," ujar Akhmad.
Sebagai penyesuaian tampilan si motor sport, head lamp dan sepatbor belakang menggunakan Yamaha Jupiter Z. Alasan si pemilik motor, agar terkesan agak moderen jadi pasti terlihat apik.
Dan selanjutnya untuk urusan warna ternyata Akhmad tidak asal pilih. Agar terlihat elegan, Akhmad memilih warna hitam sebagai penyeimbang tampilan si motor sport dan pastinya tuh motor kelihatan macho.
"Untuk urusan warna aku masih pertahanin warna hitam, karena lebih elegan and macho," ujar Akhmad.
Dan untuk urusan kaki-kaki, doi pakai velg 17 palang model Suzuki Satria F pada bagian depan yang bermodel cabang agar cakram yang gede bisa disematkan di veleg, dan sebagai balutannya ban FDR 2.25 ia cokokkan pada velegnya.
Bagian belakang pun ia sematkan velg Satria 17 dan dibaluti ban FDR 2.50. Dan untuk sesi pengamanan, Akhmad tidak banyak perubahan, ia masih menggunakan sistem rem kepunyaan grand astrea.
Untuk suspensinya, bagian depan diganti dengan kepunyaan supra, mengikuti masternya karena dudukannya pas dengan segitiga asli Grand. "Tidak usah potong sana-sini, tinggal coplok aja, tukas Akhmad.
Sedangkan shock belakang masih menggunakan bawaan Honda Grand. "Aku suka sama bentuknya, karena tampilannya masih diselimutin tabung krom, tinggal percantik dengan ditempelin stiker merah transparan sudah jadi keren," ujar Akhmad.
Dan untuk ketangguhan daya dorong mesin, ternyata Akhmad masih mempertahankan mesin standar astrea, hanya mengganti knalpot dengan kepunyaan Honda Revo yang suaranya lebih menderu.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi