Hal itulah yang menjadi dasar Anggy Phas Puraba dalam memulai usaha cutting stiker pada tahun 2006 silam.
"Cutting stiker adalah cara paling mudah dan murah untuk membuat tampilan kendaraan anda jadi berbeda," ujarnya ketika ditemui detikOto di Phas Stiker, tempat usaha yang didirikannya di Jalan Garuda Ujung No. 8, Kemayoran, Jakarta Pusat, tepatnya disebelah warung ketan susu/teh poci kemayoran yang terkenal itu, Sabtu (17/01/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Phas, untuk dapat membuat tampilan kendaraan menjadi menarik, dibutuhkan jam terbang yang tidak sebentar, karena cutting stiker itu adalah sebuah hal yang menurut banyak orang bisa dikatakan hal yang sepele.
"Namun bila cutting stiker tidak dikerjakan dengan benar, maka tampilan kendaraan pun nantinya akan menjadi berantakan" tukas Phas.
Karena itulah, pria yang sering mendapat order dari beberapa perusahaan ternama ini tidak mau sembarangan dalam 'menggarap' kendaraan kliennya. "Itu pula yang menyebabkan saya mengontrol langsung semua pengerjaan cutting stiker disini," ungkapnya.
Untuk masalah harga, Phas hanya mematok Rp 350-400 ribu untuk stiker satu warna, 400-500 ribu untuk yang dua warna serta Rp 500-600 ribu untuk yang warna atau lebih.
"Klien juga dapat membawa desain sendiri dengan tambahan harga hanya Rp 100 ribu," ujar Phas.
Sedangkan untuk cutting stiker motor, Phas pun mematok harga yang relatif terjangkau, yakni, Rp 600 ribu untuk full bloc body, Rp 450 ribu untuk full body, serta Rp 350 ribu untuk stripping.
Tempat usaha yang mempekerjakan 12 karyawan ini buka dari jam 11 sampai jam 2 malam untuk hari Senin sampai Sabtu, dan jam 4 sampai jam 2 malam pada hari Minggu.
"Konsumen pun juga dapat menghubungi saya di nomor telepon 70264266 atau 081380994111," ungkap Phas berpromosi. (syu/syu)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?