Modifikasi Yamaha Aerox 155 Ini Diubah Jadi Kekar Seperti Moge R1M

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 24 Des 2021 17:40 WIB
Modifikasi Yamaha Aerox R1M asal Malang, Jawa Timur
Foto: Dok. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Modifikasi Yamaha Aerox R1M asal Malang, Jawa Timur.
Jakarta -

Modifikasi Yamaha Aerox 155 asal Jawa Timur ini mengusung konsep yang cukup ekstrem. Bak binaragawan yang menonjolkan otot-otot kekar, Aerox 155 ini disulap menjadi sekekar moge Yamaha R1M.

Adalah Achmad Untung, modifikator asal Kota Malang, Jawa Timur, yang turun di kategori Masterclass pada kelas Aerox, sukses merebut gelar King of Maxi melalui hasil karyanya yang diberi nama 'Aerox R1M'.

Berbekal pengalaman menjuarai event Customaxi 2018 region Jawa Timur dengan motor Aerox, pada ajang Online Customaxi 2021 ini, Untung mencoba menghadirkan konsep dan tren modifikasi baru yang lebih fresh dan unik dengan generasi terbaru All New Aerox 155 Connected ABS.

"Pada Customaxi tahun ini saya berusaha menampilkan sesuatu yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Karena saya lihat, kualitas motor modifikasi yang dikompetisikan teman-teman (peserta modifikator) tahun ini juga lebih kompetitif. Maka saya hadirkan konsep Aerox R1M yang unik dan berbeda, di mana skuter Matic Maxi Yamaha saya ubah tampilannya jadi mirip dengan motor sport fairing YZF-R1M, terutama pada sektor bagian belakang," ungkap Untung dalam keterangan resminya, Jumat (24/12/2021).

Dalam proses pembuatan Aerox R1M ini, Untung mengaku menghadapi beberapa kesulitan, khususnya dalam membuat body bagian tengah dan belakang agar bisa menyerupai buritan belakang YZF-R1M. Selain itu, waktu dan persiapan yang singkat juga menjadi tantangan tersendiri.

"Proses pembuatan Aerox R1M ini cukup menantang, karena selain waktu dan persiapan yang singkat, satu setengah bulan, pembuatan body custom bagian tengah dan belakang berbahan aluminium ini sangat sulit karena kami ingin tampilannya dapat semirip mungkin seperti YZF-R1M, hingga detail bagian air shroud. Konsekuensinya kami perlu membuat beberapa dummy body belakang dan memilih yang paling sempurna. Lalu cast wheel, kami juga custom pakai bahan aluminium, ini juga sulit dan memakan waktu pengerjaan yang lama karena kami cek betul kekuatan dan hasil finishing-nya," tambah Untung.

Untung pun berharap karya modifikasinya ini bisa menjadi inspirasi bagi para pengguna Yamaha Aerox 155 yang ingin tunggangannya tampil beda, dengan modifikasi kaki-kaki dan sedikit ubahan di bagian bodi.

"Saya bersyukur hasil karya ini bisa mengantarkan saya terpilih sebagai King of Maxi. Semoga bisa menginspirasi dan menjadi tren modifikasi untuk teman-teman lainnya," bilang Untung.

(lua/din)